Minggu, 04 Okt 2026 21:49 WIB

Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada gabungan kelompok tani di Desa Sumbertebu, Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada gabungan kelompok tani di Desa Sumbertebu, Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada gabungan kelompok tani di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/10/2026). 

Bantuan ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Total ada 6 unit alsintan yang diserahkan. Rinciannya, 2 unit mesin panen padi Combine Harvester dan 4 unit pompa air untuk sejumlah Gapoktan di wilayah tersebut.

Penyerahan dilakukan Khofifah didampingi Wakil Bupati Mojokerto Rizal Octavian, Kadis Pertanian Jatim Heru Suseno, dan Kadis Peternakan Jatim Indyah Aryani.

Khofifah menyebut bantuan alsintan bertujuan meningkatkan efisiensi kerja petani agar produktivitas pertanian di Jatim terdongkrak.

Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

"Pemberian alsintan juga dirangkaikan dengan Hari Jadi Pemprov Jawa Timur. Jadi memang alat mesin pertanian itu signifikan terhadap efisiensi, efektivitas, dan peningkatan produktivitas pertanian," jelasnya.

Khofifah mencontohkan penggunaan Combine Harvester bisa memangkas waktu panen secara drastis.

"Saya tanya, kok tanya ke petani, kalau manual kira-kira paling cepat 3 hari. Kalau menggunakan kombin heat sensor kapasitas seperti tadi, satu hektarenya satu jam bisa dibayangkan dari tiga hari menjadi satu jam," ungkapnya.

Baca Juga: Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Selain hemat waktu, alsintan juga menekan potensi kehilangan hasil panen.

"Itu baru waktunya, belum prosesnya, bulannya. Kalau manual, prosesnya bisa 9-11 persen. Kalau pakai kombin, prosesnya 1-2 persen. Jadi betul-betul bisa meningkatkan produktivitas dari potensi loss dari produksi pertanian," kata Khofifah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Persela Lamongan Menang Lagi, Kini Bungkam Barito Putera 0-1

Hasil manis ini menjadi modal krusial bagi Persela Lamongan untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship 2026/2027.

Detik-detik Takmir Amankan Pencuri Kotak Amal di Masjid Baitusshodiqqin Nganjuk

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan musala lain di Kabupaten Nganjuk untuk lebih waspada, apalagi di jam-jam sepi.

Armuji Minta Ranting PDIP Surabaya Ambil Hati Warga di Pemilu 2029, Jangan Main Proyek!

Armuji menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap kader yang menjadikan posisi politik sebagai sarana mencari keuntungan dari masyarakat.

Daftar TV yang Siarkan Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand, Ayo Dukung!

Partai final kali ini menjadi ujian berat sekaligus momentum pembalasan bagi Indonesia. Rekor rekam jejak mencatat, kedua tim sudah bertemu sebanyak 6 kali.

BSU 2026 Sudah Turun, Ini Cara Cek dan Mencairkannya

Pemerintah mengonfirmasi bahwa telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 triliun untuk program paket stimulus ekonomi akhir tahun ini.

Nilai Alokasi Kursi Tak Seimbang, DPRD Jatim Minta KPU Proaktif Tata Ulang Dapil

Berdasarkan kajian yang telah disusun PDIP, Pemilu mendatang diusulkan membagi Tuban menjadi enam Dapil baru.