Rabu, 29 Jul 2026 20:03 WIB

Hari Anak Nasional

Polda Jatim Ajak Masyarakat Lindungi Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Digital

Dirres PPA dan PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum saat menghadiri acara Hari Anak Nasional. (Dok. Humas Polda Jatim).
Dirres PPA dan PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum saat menghadiri acara Hari Anak Nasional. (Dok. Humas Polda Jatim).

selalu.id - Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, perdagangan orang hingga ancaman kejahatan di ruang digital.

Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema “Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas".

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Latkatpuan Fotografi dan Videografi, Tingkatkan Kompetensi Personel di Era Digital

Dirres PPA dan PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, mengatakan anak merupakan aset sekaligus investasi terbesar bangsa yang harus dijaga bersama agar dapat tumbuh menjadi generasi unggul menuju IndonesiaEmas 2045.

“Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bagi masa depan Indonesia. Mereka berhak memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, perundungan, diskriminasi, maupun kejahatan di ruang digital,” katanya, Rabu (29/7/2026).

Ganis mengatakan bahwa semangat ‘Jogo Jawa Timur’ tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum ketika terjadi tindak pidana terhadap anak, tetapi juga dengan menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. 

"Melalui semangat ‘Jogo Jawa Timur’, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita," ujarnya.

Ganis menambahkan, menjaga bukan hanya ketika anak - anak menghadapi bahaya, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang mereka. 

Ia juga menegaskan perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. 

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bongkar Jaringan Curanmor-Perampokan di Malang, 2 Pelaku Ditembak

"Orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha hingga pemerintah memilikiperan yang sama penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, ” tegas Ganis.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan terhadap setiap tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak. 

Upaya preventif melalui edukasi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat guna mencegah terjadinya kekerasan sejak dini. 

Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat, Ganis juga mengajak anak-anak agar tidak takut melapor apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.

Baca Juga: Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

“Teruslah belajar, berani bermimpi, berprestasi, dan jadilah pribadi yang berakhlak mulia. Jangan takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat kekerasan. Kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk melindungi kalian. Berani bicara, selamatkan sesama,” jelasnya.

Mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak ini berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. 

Masa depan Jawa Timur dan Indonesia berada ditangan generasi muda yang hari ini dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. 

"Jogo Jawa Timur, Jogo Anak Indonesia. Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas2045,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Penerima Hingga yang Dicoret dari Bansos Surabaya, Berikut Data Terbarunya

Digitalisasi menjadi upaya pemerintah untuk menekan kesalahan data penerima bansos, baik inclusion error atau warga yang tidak berhak tetapi menerima bantuan.

Bupati Fawait Gandeng Kader Posyandu dan RT/RW Sukseskan Program Home Care di Jember

Selain memberikan tindakan medis, tim kesehatan juga akan mengedukasi anggota keluarga agar mampu melakukan perawatan dasar secara mandiri.

Kabar Baik, Intensif Guru Ngaji di Jember Segera Cair

Gus Fawait juga mengajak para guru ngaji menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan Program Universal Health Coverage (UHC) kepada masyarakat.

Ansor Sidoarjo Minta Pemkab Serius Tertipkan Peredaran Miras Ilegal, Beri Waktu 7x24 Jam

Selain pemeriksaan izin usaha, Ansor juga meminta adanya tindakan tegas dari pemerintah apabila ditemukan pelanggaran aturan. 

Babak Baru Korupsi ESDM Jatim: Satu Cewek jadi Tersangka, Sita Uang Rp1,48 M

Setelah menjalani pemeriksaan, ED langsung ditahan di Rumah Tahanan Kejati Jatim untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Shio Paling Hoki di Tahun 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk yang Dapat

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui tahun ini sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.