Selasa, 08 Sep 2026 15:00 WIB

Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membawa angin segar bagi ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan pemerintah daerah.

Sebanyak 8.190 orang dari total 8.334 pegawai dipastikan mendapat perpanjangan masa kerja. Kebijakan ini menjadi komitmen Pemkab Jember dalam memberikan kepastian status dan kesejahteraan aparatur.

Baca Juga: Soal Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN Jember, Bawaslu Bilang Begini

Bupati Jember, Muhammad Fawait menyampaikan bahwa pihak daerah tengah menyiapkan skema khusus agar para PPPK Paruh Waktu ini secara bertahap dapat beralih status menjadi PPPK Penuh Waktu.

"Yang hampir semuanya ini akan kita perjuangkan menjadi PPPK penuh waktu," tegasnya, Selasa (8/9/2026).

Di sisi lain, Pemkab Jember mencatat ada 144 pegawai yang tidak masuk dalam daftar perpanjangan kontrak. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor alamiah, seperti pegawai yang telah meninggal dunia hingga yang memasuki batas usia pensiun.

Baca Juga: Bupati Fawait Pastikan Pasokan BBM di Jember Aman dan Bakal Ditambah

Fawait menambahkan, untuk mendukung proses alih status tersebut, Pemkab Jember telah menyiapkan langkah administratif. Salah satunya dengan membebaskan biaya tes kesehatan bagi para peserta agar tidak membebani finansial pegawai.

Skema pengalihan status tersebut diproyeksikan mulai terealisasi pada awal 2027 mendatang. Dalam skema ini, PPPK Paruh Waktu bakal beralih menjadi PPPK Penuh Waktu, sementara PPPK Penuh Waktu berkesempatan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pemkab Jember juga menegaskan tidak akan membeda-bedakan tenaga PPPK berdasarkan sektor maupun bidang tertentu.

Baca Juga: Kisah Pilu PMI Jember yang Meninggal Usai Tertusuk Paku di Malaysia

"Selama memenuhi ketentuan dan aturan yang berlaku, seluruh pegawai memiliki kesempatan yang sama," jelas Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian masa depan bagi para pegawai, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Jember. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Didemo Gempar Jatim soal Air Mampet, PDAM Surabaya Cuma Jawab Begini

Tak hanya persoalan aliran air yang mampet, warga juga kerap diresahkan dengan kualitas air yang berbau menyengat dan berbusa.

Wujud Penghormatan Pejuang, Wabup Mimik Serahkan Bansos ke Ratusan Warakawuri di Sidoarjo

Penyaluran bansos ini bukan sekadar bentuk dukungan sosial biasa, melainkan wujud penghormatan mendalam bagi keluarga yang mengawal sejarah perjuangan bangsa.

Penguatan Trantibum Linmas, Wali Kota Mojokerto ajak Warga Hidupkan Kembali Poskamling

Keberadaan siskamling dan poskamling adalah bagian penting dari penguatan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat atau Trantibum Linmas.

Penjelasan PDAM Soal Air Baku Kali Surabaya yang Kini Keruh dan Berbau

Terkait insiden pencemaran terbaru, Louis mengaku belum mengetahui detail parameter polutan maupun kelas air yang diterima karena hasil lab belum diketahui.

Manjakan Mata, Ini 7 Rekomendasi Destinasi Wisata Paling Populer di Jawa Timur

Mulai dari pantai tersembunyi, hutan pinus yang asri, hingga lanskap pegunungan yang megah, Jawa Timur menyimpan wisata mengagumkan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Tipis, Harga Jual dan Beli Selisih Rp147.000 per Gram

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.