Senin, 09 Nov 2026 05:06 WIB

Potret Miris Akses Kesehatan Warga di Dusun Jlopo Mojokerto

Mbah Doso saat ditandu oleh warga setelah ditemukan di area bekas tambang di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).
Mbah Doso saat ditandu oleh warga setelah ditemukan di area bekas tambang di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Aksi warga yang mentandu dan menurunkan seorang lansia dari truk viral di media sosial, Selasa (28/7/2026).

Kejadian itu terjadi di Dusun Jlopo, Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Nasi Jagung Mbah Suci, Porsi Kuli Hanya 4.000 yang Buka 40 Tahun di Mojokerto

Lansia yang ditandu dan diturunkan dari truk tersebut diketahui bernama Doso. Pria 70 tahun itu belum pulang kerumahnya sejak Minggu (26/7/2026).

Sejumlah warga mencari di sekitar rumahnya danDoso ditemukan setelah terjatuh di area bekas galian c atau tambang pada keesokan harinya atau Senin (27/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sunaryo, seorang warga yang ada di video mengatakan desanya tidak memiliki mobil siaga desa, sehingga setelah mengevakuasi Doso dari area bekas tambang dengan dinaikkan truk pengusaha palet.

"Jujur, di sini saya nggak ada mobil siaga desa. Padahal 4 tahun yang lalu saya sudah minta sama Bapak Lurah. Dari dulu, belum pernah ada," ungkapnya.

Sunaryo menambahkan, jika ada warga yang membutuhkan atau evakuasi karena sakit ke puskesmas ataupun ke rumah sakit, harus sewa mobil rental.

"Dulu ada warga sini yang punya mobil, minta bantuan di situ. Sekarang mobilnya dijual, jadi nggak ada. Dari dulu rental bayar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu sama sopir," jelasnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Menurut pria yang akrab disapa Komeng ini, saat itu evakuasi Doso yang juga pamannya itu mengalami kesulitan lantaran medan yang jauh serta bekas tambang, ditambah tidak adanya mobil siaga desa sehingga evakuasi memakan waktu dua jam.

"Sangat sulit, dari medannya, dari medan menuju ke rumahnya juga kesulitan karena nggak ada mobil siaga kemarin. Ada truk mau memuat palet milik pengusaha," bebernya.

"Saya itu telpon, minta bantuan sama yang punya dan dibolehkan. Memutar mungkin 5 kilometer. Di situ kan sebenarnya ada akses untuk ke desa lain terus runtuh kan, Jalannya runtuh jadi nggak bisa lewat, membutuhkan waktu dua jam lebih," tambah Komeng.

Sunaryo berharap, agar ada perhatian untuk warga Desa Curahmojo yang membutuhkan mobil desa untuk kepentingan masyarakat banyak. Serta meminta agar jalan poros desa yang menghubungkan dua desa bisa segera diperbaiki.

Baca Juga: Sindikat Scamming Internasional Dibongkar di Mojokerto, 23 WNA Diimingi Gaji 1000 US Dolar

"Tolonglah datang ke sini, ke bawah. Masak bupati nggak mau datang lihat jenguk keadaan kami ada di bawah. Kami cuma butuh akses jalan sama mobil siaga desa," ujarnya.

Sementara Muhaimin, menantu Doso, menjelaskan bahwa mertuanya itu sudah mengalami pikun. Saat itu keluar dan belum kembali kerumah selama 28 jam.

"Ketemunya di lokasi sirtu galian. Waktu ketemu kondisinya lemas, masih sadar. Evakuasi pakai bayang (kursi panjang dari bambu) karena darurat dan saat diangkat pinggangnya sakit lalu dinaikkanke truk seadanya," katanya. 

"Kasihan. Berobatnya ke bidan desa tidak berobat ke rumah sakit,. Truknya milik Pak Darmuji tetangga sini. Di sini tidak ada mobil siaga desa," tambah Muhaimin.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Peduli Krisis Air Bersih, SIER Salurkan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon untuk Warga Pasuruan

Dalam kegiatan tersebut, SIER menyalurkan bantuan berupa 25.000 liter air bersih serta tiga unit tandon air.

Presiden Prabowo Bertemu 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Apa?

Selain para mantan Kapolri, pertemuan itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Suyudi, Panglima TNI Jenderal Agus Sudibyo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Gus Fawait Ajak Kader LSN Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Forkopimda Jember, pimpinan OPD, serta pengurus LSN.

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.