Minggu, 11 Okt 2026 10:52 WIB

Soal Temuan Limbah Medis di Exit Tol Tambaksumur Sidoarjo, RSUD Eka Candrarini Bilang Begini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Agu 2026 13:08 WIB
Penampakan limbah medis jarum suntik yang ditemukan di exit Tol Tambaksumur Sidoarjo. (Dok. Tangkapan layar).
Penampakan limbah medis jarum suntik yang ditemukan di exit Tol Tambaksumur Sidoarjo. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Temuan ribuan limbah medis, termasuk jarum suntik di saluran air kawasan exit Tol Tambaksumur, Sidoarjo, menyeret nama RSUD Eka Candrarini (EC) Surabaya. 

Salah satu temuan di lokasi terdapat kertas bertuliskan identitas rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Istri Anggota Polisi Diduga Bobol ATM Teman, Saldo Rp4,5 Juta Raib

RSUD Eka Candrarini membantah limbah medis yang ditemukan itu berasal dari fasilitas mereka. Pihak rumah sakit menyebut pengelolaan limbah medis selama ini dilakukan melalui pihak ketiga dan dicatat dalam sistem elektronik milik Kementerian Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti informasi mengenai temuan limbah medis tersebut.

Menurutnya, Pemkot Surabaya memiliki kerja sama dengan PT Wastec International untuk pengelolaan dan pengangkutan limbah medis, termasuk limbah padat serta limbah tajam.

“Limbah medis (jarum suntik) itu tidak mungkin jarum dan disposibelnya itu jadi satu. Jadi setelah suntik jarum itu kita lepas, masuk ke dalam kotak kuning untuk menghindari adanya orang tertusuk jarum,” jelas Billy, Rabu (26/8/2026).

Billy menilai temuan di lokasi perlu didalami karena jarum suntik yang ditemukan masih dalam kondisi menyatu dengan bagian disposablenya. 

Sementara itu, identitas RSUD EC yang ditemukan disebut berasal dari kertas yang digunakan sebagai pembungkus obat.

“Yang ditemukan itu masih gandeng semua dan identitas RSUD EC itu kalau pasien pulang dapat resep pasti dapat identitas RS EC,” katanya.

Billy menyebut jenis atau merek spuit yang ditemukan tidak pernah digunakan dalam pengadaan RSUD Eka Candrarini.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

“Bukan milik RSUD EC karena tidak pernah pengadaan dengan merek tersebut,” tegasnya.

Saat ini, Dinkes bersama RSUD Eka Candrarini dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya melakukan penelusuran terkait temuan tersebut. Pemeriksaan juga dikoordinasikan dengan DLH Kabupaten Sidoarjo.

Direktur Utama RSUD Eka Candrarini, dr. Listyorini Rarasingtyas mengatakan, limbah medis dari rumah sakit tidak dibuang secara langsung. Jarum suntik bekas, dilepas dan dimasukkan ke wadah khusus atau safety box.

RSUD Eka Candrarini juga bekerja sama dengan PT Wastec International untuk mengangkut dan mengelola limbah B3 dan limbah medis.

“Setiap kotak limbah tajam itu nanti ditimbang, kemudian dibawa oleh PT Wastec International. Kita tidak pernah membuang limbah medis di luar, semua diambil oleh PT Wastec International,” papar Listyorini.

Baca Juga: Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Ia menjelaskan, proses pengambilan limbah dilakukan secara berkala. Pengambilan, penimbangan hingga pelaporan limbah disebut terdokumentasi melalui manifes.

Listyorini juga menjelaskan soal kertas bertuliskan RSUD EC yang ditemukan di lokasi. Menurut dia, kertas tersebut merupakan bagian dari kantong obat rawat jalan yang digunakan rumah sakit.

“Jadi memang diberikan kantong kertas berlogo RSUD EC yang berisi obat. Dan yang kami lihat itu sobekan dari bungkus kantong obat itu,” jelasnya.

Listyorini menegaskan limbah medis yang ditemukan di Sidoarjo bukan berasal dari RSUD Eka Candrarini. Ia menyebut rumah sakit tidak melakukan pembuangan limbah medis secara mandiri.

“Bukan. Kalau kita pengelolaannya sudah dengan PT Wastec International, kita tidak pernah membuang sendiri dan sesuai keamanan dan prosedur Kemen LH,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Tim verifikasi dipimpin Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla.

Cara Seru Kurangi Main Gadget, 200 Anak PAUD-TK di Nganjuk Ramaikan Lomba Mewarnai

Tujuannya untuk melatih motorik halus anak dan menstimulasi otak sebagai bekal masuk SD.

4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

Jaraknya juga tidak jauh dari Surabaya, jadi pas untuk “short escape” tanpa harus keluar kota jauh.

Top 5 Berita: Frontage Road Buduran Bisa Nikmati Sunset Sambil BBQ'an 

Berita yang banyak dibaca sangat bervariatif

Hasil Super League Persebaya vs Isenmulang Kalteng FC, Bajol Ijo Menang Tipis

Tambahan 3 poin ini mendongkrak posisi Persebaya Surabaya ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi delapan poin, terpaut satu poin dari Persija.

Ingin Nikmati Sunset Sambil BBQ-an, Vasa Hotel Surabaya Bisa jadi Pilihan

Para tamu diajak menikmati suasana malam Surabaya sembari menyantap aneka hidangan panggang yang disajikan secara segar dengan aroma smoky yang khas.