Jumat, 25 Sep 2026 17:35 WIB

Pemkot Mojokerto Siapkan Ratusan Juta Septic Tank Bagi Warga MBR

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi program septic tank bagi calon penerima. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi program septic tank bagi calon penerima. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota Mojokerto kembali memperluas akses sanitasi layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Tahun 2026, sebanyak 65 keluarga di 11 kelurahan akan menerima bantuan pembangunan jamban sehat melalui program Bantuan Septic Tank Skala Individu (BSSI) yang didanai APBD Kota Mojokerto.

Baca Juga: Geledah Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto, KPK Sita Dokumen dan Amplop Berisi Uang

Sosialisasi calon penerima manfaat digelar di Kantor Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kamis (25/6/2026). 

Sebanyak 65 penerima yang telah lolos verifikasi akan mendapatkan bantuan senilai Rp8 juta per keluarga.

Dari total bantuan tersebut, Rp6,4 juta dialokasikan untuk pembelian material bangunan dan Rp1,6 juta untuk upah tenaga kerja. 

Program ini menyasar keluarga yang belum memiliki sistem sanitasi layak dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Korban KM Virgo asal Mojokerto Pulang, Keluarga Guyurkan Air Kembang

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan bantuan jamban sehat merupakan upaya pemerintah menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih sehat sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penyakit akibat sanitasi yang buruk.

"Kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan dari kondisi tubuhnya, tetapi juga dari kesehatan lingkungan dan tempat tinggalnya. Karena itu pemerintah hadir memberikan fasilitas agar setiap rumah warga memenuhi kriteria sehat," katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan bahwa septic tank yang tidak memenuhi standar berisiko mencemari tanah dan sumber air di sekitar permukiman. Kondisi itu dapat memicu munculnya berbagai penyakit yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Karena itu, melalui program BSSI, Pemkot Mojokerto memastikan limbah rumah tangga dapat dikelola dengan aman melalui septic tank yang memenuhi standar kesehatan sehingga tidak mencemari lingkungan.

"Tujuan kami agar lingkungan tempat tinggal warga menjadi sehat. Jika lingkungannya sehat, masyarakat juga akan lebih sehat dan kualitas hidupnya semakin baik," paparnya.

Selain membantu warga memiliki fasilitas sanitasi yang layak, program ini juga menjadi langkah preventif untuk menjaga kualitas air tanah dan mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan layak huni di Kota Mojokerto.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tim Gabungan Berjuang Padamkan Karhutla di Lereng Terjal Gunung Limas Ponorogo

Kebakaran yang dilaporkan warga itu menghanguskan sekitar 2 hektare lahan.

Muncul Asap Putih di Mal PTC Surabaya, Pengunjung Heboh

Saat kejadian terdapat kontraktor yang sedang melakukan pekerjaan penggantian cooling tower di PTC.

KPK Geledah Rumah Tersangka Dirjen PPTT Lampri di Nganjuk

Lampri adalah salah satu orang yang ditangkap oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/9) lalu.

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik.