Kamis, 25 Jun 2026 21:50 WIB

Pemkot Mojokerto Siapkan Ratusan Juta Septic Tank Bagi Warga MBR

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi program septic tank bagi calon penerima. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi program septic tank bagi calon penerima. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota Mojokerto kembali memperluas akses sanitasi layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Tahun 2026, sebanyak 65 keluarga di 11 kelurahan akan menerima bantuan pembangunan jamban sehat melalui program Bantuan Septic Tank Skala Individu (BSSI) yang didanai APBD Kota Mojokerto.

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Mojokerto Memanas, Saling Dorong hingga Blokir Jalan

Sosialisasi calon penerima manfaat digelar di Kantor Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan, Kamis (25/6/2026). 

Sebanyak 65 penerima yang telah lolos verifikasi akan mendapatkan bantuan senilai Rp8 juta per keluarga.

Dari total bantuan tersebut, Rp6,4 juta dialokasikan untuk pembelian material bangunan dan Rp1,6 juta untuk upah tenaga kerja. 

Program ini menyasar keluarga yang belum memiliki sistem sanitasi layak dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Ribuan Buruh Pakerin di Mojokerto Kembali Gelar Demo: Tuntut Upah, Blokade Jalan

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan bantuan jamban sehat merupakan upaya pemerintah menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih sehat sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penyakit akibat sanitasi yang buruk.

"Kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan dari kondisi tubuhnya, tetapi juga dari kesehatan lingkungan dan tempat tinggalnya. Karena itu pemerintah hadir memberikan fasilitas agar setiap rumah warga memenuhi kriteria sehat," katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini menjelaskan bahwa septic tank yang tidak memenuhi standar berisiko mencemari tanah dan sumber air di sekitar permukiman. Kondisi itu dapat memicu munculnya berbagai penyakit yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Warga Rasakan Makan Gratis 1080 Porsi

Karena itu, melalui program BSSI, Pemkot Mojokerto memastikan limbah rumah tangga dapat dikelola dengan aman melalui septic tank yang memenuhi standar kesehatan sehingga tidak mencemari lingkungan.

"Tujuan kami agar lingkungan tempat tinggal warga menjadi sehat. Jika lingkungannya sehat, masyarakat juga akan lebih sehat dan kualitas hidupnya semakin baik," paparnya.

Selain membantu warga memiliki fasilitas sanitasi yang layak, program ini juga menjadi langkah preventif untuk menjaga kualitas air tanah dan mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan layak huni di Kota Mojokerto.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Dispendikbud Sidoarjo Pastikan Kuota SPMB Aman, Bunda Tak Perlu Khawatir

Dispendikbud Sidoarjo menegaskan seluruh alokasi daya tampung telah disusun berdasarkan ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku.

Kisah Menyentuh Rizky Andranata, Dari Bukan Siapa-siapa Kini Masuk PDIP

Di balik kesibukannya, sebagai kader politik, dan pendamping warga di Surabaya, tersimpan kisah seorang anak yang tumbuh tanpa kehadiran utuh kedua orang tua.

Dukung Kelancaran Logistik Maluku Utara, TPK Ternate Terus Tingkatkan Kualitas Layanan

Menurut Anwar, capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional dan mendukung kelancaran rantai pasok di Maluku Utara.

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, SIER Berhasil Kumpulkan 157 Kantong Darah

Setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan, sebanyak 149 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.

Kabar Baik, DPRD Surabaya Siapkan Reperda Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Regulasi ini disiapkan untuk memperluas perlindungan pekerja, meningkatkan kepatuhan perusahaan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

SPMB Jatim Tahap 3 Kini Masuki Jalur Prestasi dan Akademik

Praktis, tahap ini menjadi peluang bagi siswa dengan nilai akademik tinggi untuk bersaing masuk SMA negeri favorit di Jawa Timur.