Kamis, 04 Jun 2026 10:12 WIB

Unair Mulai Berlakukan Kuliah Tatap Muka, Begini Syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Mar 2022 18:28 WIB
Suasana perkuliahan tatap muka di Unair
Suasana perkuliahan tatap muka di Unair

selalu.id - Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya telah menerapkan perkuliahan tatap muka. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) 1082/UN3.3/PK/2022 tentang aturan pelaksanaan perkuliahan tatap muka 100 persen.

Direktur Pendidikan Universitas Airlangga, Sukardiman mengatakan, skema perkuliahan tatap muka sudah diatur dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, hingga pasca pelaksanaan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sukardiman menyampaikan, untuk tahap persiapan terdapat Penanggung Jawab (PJ) setiap kelas, yang bertugas sebagai satgas Covid-19 (mengingatkan anggota kelas agar tertib dan tidak bergerombol).

"Mahasiswa harus dalam kondisi sehat, seperti halnya, suhu tubuh kurang dari 37,5 derajat celcius. Minimal bukti vaksin lengkap dua dosis atau swab antigen negatif H-1 sebelum jadwal kelas," kata Sukardiman, Minggu (27/3/2022).

Selain itu, mahasiswa harus memiliki aplikasi Peduli Lindungi untuk keperluan screening dan scan barcode masuk (Check-In) dan keluar (Check-Out).

Kemudian tahap pelaksanaan, kata dia, mahasiswa dianjurkan makan terlebih dahulu dan datang 30 menit sebelum jadwal.

Mahasiswa wajib memakai masker, membawa hand sanitizer, membawa perlengkapan peralatan pribadi (seperti alat sholat dan peralatan tulis).

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Sebelum memasuki ruangan, mahasiswa wajib pengecekan suhu. Jika dua kali pengecekan, hasilnya menunjukkan lebih dari 37 derajat celcius, mahasiswa tak boleh ikut kuliah hari itu juga,"ujarnya.

Selanjutnya, mahasiswa harus scan barcode Peduli Lindungi sebagai tanda check in. Lalu, scan barcode cybercampus sebelum sesi kelas berlangsung.

"Mahasiswa wajib datang ke kampus 30 menit sebelum jadwal, untuk ketertiban alur masuk ruang kelas. Sterilisasi ruangan selalu dilakukan selama 20 menit, setiap pergantian sesi,"jelasnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Lebih lanjut Sukardiman menjelaskan, tahap pasca pelaksanaan, mahasiswa yang telah menyelesaikan perkuliahan, dilarang berkerumun di sekitar kampus.

Mahasiswa melakukan scan barcode Peduli Lindungi sebagai tanda check out.

"Setiap kelas harus saling bertanggung-jawab dan saling mengingatkan ketertiban anggota selama perkuliahan dan setelah perkuliahan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.