Rabu, 22 Jul 2026 01:05 WIB

Unair Mulai Berlakukan Kuliah Tatap Muka, Begini Syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Mar 2022 18:28 WIB
Suasana perkuliahan tatap muka di Unair
Suasana perkuliahan tatap muka di Unair

selalu.id - Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya telah menerapkan perkuliahan tatap muka. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) 1082/UN3.3/PK/2022 tentang aturan pelaksanaan perkuliahan tatap muka 100 persen.

Direktur Pendidikan Universitas Airlangga, Sukardiman mengatakan, skema perkuliahan tatap muka sudah diatur dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, hingga pasca pelaksanaan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sukardiman menyampaikan, untuk tahap persiapan terdapat Penanggung Jawab (PJ) setiap kelas, yang bertugas sebagai satgas Covid-19 (mengingatkan anggota kelas agar tertib dan tidak bergerombol).

"Mahasiswa harus dalam kondisi sehat, seperti halnya, suhu tubuh kurang dari 37,5 derajat celcius. Minimal bukti vaksin lengkap dua dosis atau swab antigen negatif H-1 sebelum jadwal kelas," kata Sukardiman, Minggu (27/3/2022).

Selain itu, mahasiswa harus memiliki aplikasi Peduli Lindungi untuk keperluan screening dan scan barcode masuk (Check-In) dan keluar (Check-Out).

Kemudian tahap pelaksanaan, kata dia, mahasiswa dianjurkan makan terlebih dahulu dan datang 30 menit sebelum jadwal.

Mahasiswa wajib memakai masker, membawa hand sanitizer, membawa perlengkapan peralatan pribadi (seperti alat sholat dan peralatan tulis).

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Sebelum memasuki ruangan, mahasiswa wajib pengecekan suhu. Jika dua kali pengecekan, hasilnya menunjukkan lebih dari 37 derajat celcius, mahasiswa tak boleh ikut kuliah hari itu juga,"ujarnya.

Selanjutnya, mahasiswa harus scan barcode Peduli Lindungi sebagai tanda check in. Lalu, scan barcode cybercampus sebelum sesi kelas berlangsung.

"Mahasiswa wajib datang ke kampus 30 menit sebelum jadwal, untuk ketertiban alur masuk ruang kelas. Sterilisasi ruangan selalu dilakukan selama 20 menit, setiap pergantian sesi,"jelasnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Lebih lanjut Sukardiman menjelaskan, tahap pasca pelaksanaan, mahasiswa yang telah menyelesaikan perkuliahan, dilarang berkerumun di sekitar kampus.

Mahasiswa melakukan scan barcode Peduli Lindungi sebagai tanda check out.

"Setiap kelas harus saling bertanggung-jawab dan saling mengingatkan ketertiban anggota selama perkuliahan dan setelah perkuliahan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.