Jumat, 06 Nov 2026 21:35 WIB

Diduga jadi Bos Narkoba, Petinggi Geng Motor Hells Angels Australia Ditangkap di Bali

Angelo Pandeli, petinggi geng motor kriminal Hells Angels Chapter Australia saat diamankan. (Dok. Bareskrim Polri).
Angelo Pandeli, petinggi geng motor kriminal Hells Angels Chapter Australia saat diamankan. (Dok. Bareskrim Polri).

selalu.id - Angelo Pandeli, petinggi geng motor kriminal Hells Angels Chapter Australia, ditangkap di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, atas dugaan peredaran Narkoba Internasional.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (6/6/2026) kalau dalam operasi gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Mabes Polri, Bea Cukai, Australian Federal Police (AFP), Drug Enforcement Administration (DEA), serta Interpol.

Baca Juga: Usut Dugaan Penyerobotan Lahan 13 Tahun di Pasuruan, Bareskrim Temukan Bukti Khusus

Ia disebut-sebut sebagai tokoh penting jaringan narkoba Internasional yang kini tengah jadi buronan kepolisian Australia.

Dikutip dari Instagram resmi Dittipid Narkoba Mabes Polri, @Dittipid_narkoba_bareskrim, penangkapan berawal dari kecurigaan petugas Imigrasi terhadap dokumen penumpang berkewarganegaraan Brazil atas nama George Anderson Mota Correia.

Pandeli ditangkap saat akan berangkat ke Mozambik, menggunakan jet pribadi.

“Ia (Angelo Pandeli) diduga menggunakan identitas palsu atas bernama George Anderson Mota Correia dan dokumen perjalanan atas nama orang lain,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso.

Setelah dilakukan pencocokan dengan data Interpol melalui Blue Notice, terungkap bahwa penumpang tersebut bernama Angelo Pandeli.

Baca Juga: Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 3.394 Burung di Sidoarjo, Dua WNA Vietnam Diamankan

Seksi Pemeriksaan II Imigrasi Ngurah Rai kemudian melakukan penundaan keberangkatan Pandeli. Koordinasi internal dan lintas lembaga dilakukan. Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Intel Dakim) serta Bareskrim Polri bersinergi.

Dittipid Narkoba kemudian mengirimkan tim yang dipimpin oleh Kasubdit IV Kombes Pol Handik Zusen; Kasatgas NIC Kombes Pol Kelly L; Kanit III dan V Subdit IV, Kompol Drago dan Kompol Tohar.

“Petugas segera mengamankan Pandeli di Bandara Ngurah Rai,” jelas Eko.

Menurut otoritas Australia, Pandeli telah lama jadi target pencarian karena diduga kuat terlibat dalam penyelundupan narkotika skala besar ke Australia.

Baca Juga: Lima Pelaku Ganjal ATM Dibekuk, Beraksi di Banyuwangi hingga Merak

Ia juga berperan penting dalam jaringan kejahatan terorganisir lintas negara.

Setelah diamankan dan diperiksa, Pandeli dideportasi ke Adelaide, Australia, pada Rabu (10/6/2026) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Imigrasi juga menjatuhkan larangan masuk ke Indonesia seumur hidup terhadap Bos kartel narkoba itu.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.