Selasa, 09 Jun 2026 17:37 WIB

Wali Kota Mojokerto Serukan Aparat Berantas Cukai Ilegal dengan Penegakan Humanis

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sambutan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sambutan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas penegakan peraturan daerah termasuk saat pemberantasan barang kena cukai ilegal.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal yang digelar di Sunrise Hotel, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Kakek Misterius dengan Kepala Terluka Ditemukan di Sungai Brangkal Mojokerto

Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengingatkan bahwa jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan representasi Pemerintah Kota Mojokerto saat berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap tugas penertiban maupun penegakan hukum harus dilaksanakan secara santun, namun tetap tegas.

“Bangun kebersamaan yang lebih solid. Satpol PP ini juga wajah Pemkot ketika berhadapan dengan masyarakat. Ketika menjalankan tugas penertiban dan penegakan hukum, lakukan dengan humanis, sopan tetapi tegas. Bukan arogan atau marah-marah, melainkan tetap santun namun tegas,” jelasnya

Menurut Ning Ita, sikap tersebut mencerminkan integritas pemerintah dalam menegakkan aturan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penegakan hukum yang dilakukan dengan pendekatan persuasif akan lebih mudah diterima masyarakat tanpa mengurangi kewibawaan aparat.

Baca Juga: Truk Tabrak Tiang di Mojokerto: Sopir Terjepit, Kernet Terlempar ke Sawah

“Hal itu mencerminkan bahwa Pemkot memiliki integritas untuk menegakkan aturan, tetapi juga melayani masyarakat. Caranya harus dengan sopan. Satpol PP adalah wajah Pemkot ketika berhadapan dengan masyarakat. Tolong itu terus diingat saat turun ke lapangan,” tegasnya.

Ning Ita menambahkan, setiap personel Satpol PP tidak hanya membawa nama pribadi saat menjalankan tugas, melainkan juga membawa citra Pemerintah Kota Mojokerto.

“Ketika turun ke masyarakat, bukan hanya membawa diri sendiri, tetapi membawa wajah Pemkot. Karena Satpol PP adalah aparaturnya Pemkot,” katanya.

Baca Juga: Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Untuk diketahui bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Pemerintah Kota Mojokerto.

Selain digunakan untuk mendukung pemberantasan barang kena cukai ilegal, DBHCHT juga dimanfaatkan untuk pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat serta berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Mahasiswi Klantingsari Sidoarjo Tewas Tertabrak Truk Tangki, Ini Identitasnya

Selain menabrak mahasiswi hingga tewas, truk tangki itu juga menabrak satu pemotor lain hingga mengakibatkan terluka.

Usut Dugaan Korupsi Pabrik Gula Asembagus, Bareskrim Geledah 4 Lokasi di Jatim

Dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Pabrik Gula Asembagus ini diduga menimbulkan kerugian keuangan negara mencapai Rp645 miliar.

DPRD Surabaya Minta Polisi Hukum Tegas Para Siswa SMAN 11 yang Keroyok Remaja hingga Tewas

Kini penyidik Polrestabes Surabaya masih mendalami motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan Thomas mengalami luka berat hingga akhirnya tewas.

Rekomendasi HP dan Tablet Murah Berkualitas, Cocok Buat Bunda Sama Anak

Desainnya yang tipis dan ringan membuatnya mudah dibawa ke mana saja, cocok untuk menemanimu belajar di kafe, membaca, atau bersantai di rumah.

Misteri Malam Jumat Legi: Malamnya Makhluk Gaib hingga Dukun, Fakta atau Mitos?

Malam Jumat Legi dipercaya sebagai malam yang tepat untuk melakukan ritual spiritual, seperti bertapa, nyepi, dan berdoa. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Anjlok Lagi Kak, Berikut Rincian Lengkapnya

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram. Yang sabar bunda.