Minggu, 19 Jul 2026 07:51 WIB

Bupati Sidoarjo Subandi ajak Warga Jadikan Nilai Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 01 Jun 2026 20:00 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Bupati Sidoarjo Subandi saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Sidoarjo tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.

Momentum kebangsaan yang digelar di Alun-Alun Sidoarjo dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, Senin (1/6/2026).

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Upacara yang dipimpin langsung Bupati Sidoarjo Subandi itu dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, TNI-Polri, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta peserta upacara dari berbagai elemen.

Dalam kesempatan tersebut, Subandi membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Melalui amanat itu ditegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik global yang terus berubah.

Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Mempersatukan Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, dinilai mencerminkan posisi strategis Pancasila yang tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga sebagai nilai yang dapat berkontribusi terhadap terciptanya perdamaian dunia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan. Indonesia tetap berdiri kokoh dalam keberagaman suku, budaya, dan agama dalam satu ikatan kebangsaan,” kata Subandi saat membacakan sambutan.

Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dirawat.

Nilai gotong royong, musyawarah, dan kemanusiaan disebut sebagai modal sosial bangsa dalam menjaga persatuan sekaligus memperkuat peran Indonesia di tingkat global.

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, generasi muda juga didorong untuk tidak memandang Pancasila sebatas simbol negara atau hafalan semata.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan hadir dalam perilaku sehari-hari, menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, hingga tercermin dalam berbagai kebijakan pembangunan.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak persatuan bangsa. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” jelas Subandi.

Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh peserta yang mengenakan beragam atribut kedinasan maupun organisasi. Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap semangat persatuan, toleransi, dan keadilan sosial semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat sehingga Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi ideologi yang hidup di tengah masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.

Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Politisi PKB ini juga menjelaskan bahwa kerusakan tegakan hutan akibat illegal logging membuat lahan gundul dan sangat rentan terbakar saat kemarau.

Komitmen Universitas Ciputra Surabaya: Musibah Tak Boleh Memutus Kesempatan Mahasiswa Meraih Cita-Cita

Langkah ini dilakukan agar studi tetap berjalan hingga lulus, meski orang tua atau penanggung biaya pendidikan meninggal dunia.