Kamis, 03 Sep 2026 11:56 WIB

Bupati Sidoarjo Subandi ajak Warga Jadikan Nilai Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 01 Jun 2026 20:00 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Bupati Sidoarjo Subandi saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Sidoarjo tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.

Momentum kebangsaan yang digelar di Alun-Alun Sidoarjo dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, Senin (1/6/2026).

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Upacara yang dipimpin langsung Bupati Sidoarjo Subandi itu dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, TNI-Polri, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta peserta upacara dari berbagai elemen.

Dalam kesempatan tersebut, Subandi membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Melalui amanat itu ditegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika geopolitik global yang terus berubah.

Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni “Pancasila Mempersatukan Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, dinilai mencerminkan posisi strategis Pancasila yang tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Indonesia, tetapi juga sebagai nilai yang dapat berkontribusi terhadap terciptanya perdamaian dunia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan. Indonesia tetap berdiri kokoh dalam keberagaman suku, budaya, dan agama dalam satu ikatan kebangsaan,” kata Subandi saat membacakan sambutan.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dirawat.

Nilai gotong royong, musyawarah, dan kemanusiaan disebut sebagai modal sosial bangsa dalam menjaga persatuan sekaligus memperkuat peran Indonesia di tingkat global.

Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, generasi muda juga didorong untuk tidak memandang Pancasila sebatas simbol negara atau hafalan semata.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan hadir dalam perilaku sehari-hari, menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, hingga tercermin dalam berbagai kebijakan pembangunan.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak persatuan bangsa. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” jelas Subandi.

Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh peserta yang mengenakan beragam atribut kedinasan maupun organisasi. Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap semangat persatuan, toleransi, dan keadilan sosial semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat sehingga Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga menjadi ideologi yang hidup di tengah masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.