Minggu, 19 Jul 2026 07:49 WIB

Wakapolda Jatim: Pancasila Kunci Persatuan Bangsa Hadapi Tantangan Global!

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di halaman Markas Besar Polda Jatim, Senin (1/6/2026).
Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di halaman Markas Besar Polda Jatim, Senin (1/6/2026).

selalu.id - Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce memimpin dan membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di halaman Markas Besar Polda Jatim, Senin (1/6/2026).

Dalam amanat yang dibacakannya, ditegaskan bahwa peringatan tanggal 1 Juni bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen strategis untuk memastikan nilai-nilai dasar negara tetap terjaga dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Mengangkat tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, amanat tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai perekat keutuhan wilayah dan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban nyata atas berbagai tantangan global serta kontribusi aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah gejolak dan ketidakpastian kondisi dunia saat ini, Indonesia tetap kokoh berdiri dan mampu menyatukan ribuan keberagaman yang dimilikinya,” kata Brigjen Pasma.

Pasma menyebut bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi ciri khas bangsa ini dinilai menjadi instrumen efektif dalam menjalankan diplomasi, penyelesaian konflik, serta penerapan kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Pihaknya juga mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dan diterapkan dalam tindakan nyata.

Kemajuan ekonomi dan pesatnya perkembangan teknologi harus tetap diimbangi dengan arah moral dan etika yang kuat, berlandaskan nilai luhur bangsa.

“Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks bacaan di buku sejarah. Nilai-nilainya harus terasa dan terlihat dalam sikap serta perilaku kita sehari-hari,” tegas Pasma.

Baca Juga: Komitmen Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Semangat Jogo Jatim

Seluruh elemen bangsa juga diminta mempertegas komitmen kebangsaan, menolak keras paham intoleransi dan radikalisme, serta terus menunjukkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku! Merdeka!” pungkas mantan Kapolrestabes Surabaya itu.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.