Kamis, 03 Sep 2026 14:21 WIB

Kabar Baik Bagi Penghobi Otomotif, Pemkab Sidoarjo Bakal Bangun Sirkuit Balap Motor 20 Hektare

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 01 Jun 2026 15:11 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat membuka acara Jayandaru All 2 Stroke. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Bupati Sidoarjo Subandi saat membuka acara Jayandaru All 2 Stroke. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Tingginya minat masyarakat terhadap dunia otomotif mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiapkan langkah jangka panjang berupa pembangunan sirkuit balap seluas sekitar 20 hektare.

Fasilitas tersebut direncanakan mulai dapat dimanfaatkan pada 2027 sebagai wadah resmi bagi para pecinta balap motor untuk menyalurkan hobi dan bakatnya secara aman.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Rencana itu disampaikan di sela penyelenggaraan Jayandaru All 2 Stroke Sidoarjo Vol. I yang berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mengakomodasi besarnya komunitas motor 2-tak yang masih eksis dan terus berkembang di berbagai daerah, Minggu (31/5/2026).

Menurut Subandi, kehadiran sirkuit nantinya diharapkan mampu mengurangi praktik balap liar yang masih kerap ditemukan di jalan raya.

Pemerintah ingin menyediakan ruang yang tepat bagi generasi muda yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga otomotif.

“Nantinya pada tahun 2027 akan ada track atau sirkuit dengan luas sekitar 20 hektare yang dapat memanjakan pecinta balap. Dengan adanya fasilitas tersebut, anak-anak muda yang memiliki hobi balap bisa difasilitasi dengan baik sehingga tidak lagi balapan di jalan umum,” katanya.

Subandi mengatakan, besarnya animo masyarakat terhadap kegiatan otomotif terlihat dari membludaknya peserta yang hadir dalam ajang tersebut.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Sebanyak 110 peserta dari berbagai daerah ambil bagian, mulai dari Jawa Tengah, Banjarmasin, Ambon, hingga sejumlah wilayah lainnya di Indonesia.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa motor 2-tak masih memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya. Tidak hanya kalangan muda, pecinta kendaraan dengan karakter suara khas tersebut juga datang dari berbagai kelompok usia.

“Melalui event ini, merupakan wisata serta hiburan pecinta motor 2-tak. Kendaraan ini banyak pecintanya dan tidak melihat usia, dari muda hingga tua. Antusias peserta luar biasa bahkan tidak hanya masyarakat Sidoarjo saja yang berpartisipasi namun juga seluruh Indonesia,” jelasnya.

Pemerintah daerah melihat kegiatan komunitas seperti ini tidak semata menjadi ajang berkumpul para penghobi otomotif. Di balik ramainya peserta yang datang, terdapat dampak ekonomi yang dirasakan pelaku usaha pendukung sektor otomotif.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Mulai dari bengkel, penjual suku cadang, hingga pelaku UMKM yang menyediakan berbagai kebutuhan kendaraan turut memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas komunitas motor 2-tak. Karena itu, Pemkab Sidoarjo berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda berkelanjutan.

“Tentu akan ada kegiatan kembali, baik tahun 2027 maupun akhir tahun nanti. Kami siapkan hadiah-hadiah menarik agar animo pecinta motor 2-tak ini terus meningkat dan bisa dinikmati masyarakat Sidoarjo khususnya serta seluruh Indonesia,” papar Subandi.

Pada kegiatan perdana tersebut, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi peserta, termasuk satu unit sepeda motor Ninja sebagai hadiah utama. Kehadiran hadiah tersebut semakin menambah semangat peserta yang datang dari berbagai penjuru tanah air.

Dengan kombinasi antara penyelenggaraan event otomotif dan rencana pembangunan sirkuit permanen, Pemkab Sidoarjo berupaya menciptakan ruang yang lebih aman bagi komunitas balap motor sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi yang berkaitan dengan dunia otomotif.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.