Senin, 19 Okt 2026 09:56 WIB

Ketika Judi Online Serang Anak-anak, Bahaya Menanti

Ilustrasi judi online. (Dok. Istimewa).
Ilustrasi judi online. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menyoroti maraknya anak di bawah umur yang terpapar judi online.

Pemerintah pun mulai memperketat pengawasan penggunaan teknologi digital bagi anak-anak, termasuk pembatasan media sosial untuk usia di bawah 16 tahun.

Baca Juga: Di Sidoarjo, Mendikdasmen Perintahkan Sekolah Harus Perkuat Sains dan Teknologi

Berdasarkan data Komdigi, ada sekitar 200 ribu anak mengalami kecanduan judi online.

“Kami sudah menandatangani kesepakatan bersama enam kementerian, termasuk Kapolri, terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun,” jelas Abdul Mu'ti dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Ia mengatakan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga akan memasukkan materi bahaya judi online dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Edukasi tersebut ditujukan agar siswa memahami risiko judi digital sejak dini.

Baca Juga: Dittipidsiber Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online 1 Triliun di Thailand

Menurutnya, banyak anak terjerumus judi online karena awalnya hanya bermain gim atau tidak memahami bentuk perjudian digital yang mereka akses. Faktor lingkungan juga dinilai ikut memengaruhi meningkatnya kasus tersebut.

“Ada yang awalnya main gim lalu tersesat ke judi online karena ketidaktahuan,” papar dia.

Baca Juga: Ribuan Penerima Bansos di Mojokerto Dicoret Gegara Judol: Jika Mau Protes, Ini Syaratnya

Selain penyuluhan di sekolah, pemerintah juga berupaya memperkuat pengawasan melalui empat ekosistem pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Langkah itu dinilai penting karena judi online kini telah menjadi persoalan serius yang mengancam anak-anak dan remaja.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.