Kamis, 03 Sep 2026 13:45 WIB

Komitmen Polres Pasuruan dalam Menekan Ancaman Narkoba hingga Judi Online di Sekolahan

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 18 Mei 2026 15:40 WIB
Sat Binmas Polres Pasuruan saat menggelar pembinaan humas di SMPN 1 Gempol. (Dok. Humas Polres Pasuruan).
Sat Binmas Polres Pasuruan saat menggelar pembinaan humas di SMPN 1 Gempol. (Dok. Humas Polres Pasuruan).

selalu.id - Ancaman narkoba, bullying, hingga judi online menjadi perhatian serius Satbinmas Polres Pasuruan saat menggelar pembinaan humanis di SMP Negeri 1 Gempol, Senin (18/5/2026).

Di hadapan lebih dari seribu pelajar, polisi mengajak generasi muda lebih bijak menghadapi tantangan pergaulan modern yang kian kompleks.

Baca Juga: Potret Kebijakan Absurd Penanganan Judi Online di Indonesia

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB, itu berjalan hangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, bahkan aktif berdialog dengan jajaran kepolisian terkait persoalan kenakalan remaja yang marak terjadi.

Pembinaan dipimpin KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, didampingi Pengtu Teguh Warsito. Kehadiran anggota Satbinmas disambut Kepala Sekolah Muhammad Hasadullah bersama para guru.

Dalam arahannya, Iptu Bambang menegaskan bahaya narkoba dan psikotropika yang dapat merusak masa depan generasi muda apabila tidak diantisipasi sejak dini.

"Ancaman ini tak mengenal usia. Sekali terjerumus, masa depan bisa hancur," tegasnya.

Tak hanya itu, persoalan bullying di lingkungan sekolah juga menjadi sorotan. Para siswa, khususnya pengurus OSIS, diminta ikut berperan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai antarsesama pelajar.

Baca Juga: BPR IMA Gandeng Dinkes dan Garda Semeru Edukasi HIV/AIDS serta Bahaya Narkoba

Fenomena judi online dan pinjaman online ilegal turut dibahas dalam kegiatan tersebut.

Para siswa diingatkan agar tidak mudah terbujuk iming-iming keuntungan instan yang berpotensi menyeret pada persoalan hukum maupun kerugian finansial.

Suasana diskusi semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Beragam pertanyaan muncul dari para siswa, mulai persoalan pergaulan bebas, kriminalitas remaja, hingga dampak media sosial terhadap kehidupan pelajar.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally 2026 Hadir di Pasuruan, Sirkuit Astrojoyo Tawarkan Lintasan Menantang

Kegiatan pembinaan yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB itu berjalan tertib dan kondusif.

Kepala Sekolah Muhammad Hasadullah mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan Satbinmas Polres Pasuruan dalam memberikan edukasi kepada siswa.

"Sinergitas seperti ini mendekatkan polisi dengan pelajar, sekaligus membangun generasi yang dewasa, bertanggung jawab, dan mencintai aparat penegak hukum," tuturnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.