Kapolres Pasuruan Tegaskan Penyidik Tak Boleh Intimidasi, Tekankan SOP dan HAM
- Penulis : Ariyanto
- | Kamis, 07 Mei 2026 15:04 WIB
selalu.id - Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang belakangan diwarnai meningkatnya kasus pencurian dengan pemberatan (curat), judi online hingga kejahatan jalanan, menjadi perhatian serius jajaran Polres Pasuruan.
Kondisi itu mendorong Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono memberikan arahan internal kepada seluruh personel di Mapolres, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG
Dalam pengarahan tersebut, Agung menekankan pentingnya profesionalisme anggota, terutama dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum.
Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak keluar dari koridor aturan, terlebih dalam proses penyidikan perkara.
Penegasan itu disampaikan menyusul munculnya pemberitaan terkait dugaan intimidasi terhadap saksi oleh oknum penyidik. AKBP Harto Agung meminta seluruh penyidik bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia dan asas praduga tak bersalah.
“Kami menekankan kepada seluruh penyidik agar bekerja secara profesional sesuai SOP dan aturan hukum yang berlaku. Tidak boleh ada tindakan intimidasi terhadap saksi maupun tersangka saat pemeriksaan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam proses hukum memiliki hak yang wajib dihormati.
Baca Juga: Viral di Mojokerto, Ibu Ajak Dua Anak dan Adiknya Curi Tas Hingga Buku di Toko
Menurut Agung, penanganan perkara harus dilakukan secara humanis tanpa adanya tekanan terhadap siapa pun yang menjalani pemeriksaan.
“Semua pihak memiliki hak yang harus dihormati dan dijunjung tinggi dengan asas praduga tak bersalah,” jelasnya.
Selain menyoroti aspek penyidikan, Agung turut meminta jajarannya meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan.
Baca Juga: Gaya-gayaan jadi Pelaksana Proyek, Eh.. Kini Malah Masuk Penjara
Maraknya aksi kriminalitas jalanan hingga praktik judi online disebut memerlukan respons cepat dan langkah antisipatif yang konsisten dari seluruh anggota di lapangan.
Arahan tersebut sekaligus menjadi bentuk penguatan internal agar pelayanan kepolisian tetap berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Agung memastikan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas anggota akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga integritas institusi, serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Editor : Zein Muhammad