Minggu, 19 Jul 2026 07:48 WIB

Pabrik Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto Terbakar, 4 Jam Api Belum Padam

Petugas saat berjibaku melakukan pemadaman. (Foto: Supri/selalu.id).
Petugas saat berjibaku melakukan pemadaman. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Pabrik pengolahan ban bekas yang berada di Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto terbakar.

Si jago merah tampak melalap ban bekas dan juga mesin penggilingan serta forklift yang berada di dalam gudang pengolahan pabrik karet tersebut.

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

Kebakaran di PT Indah Sentosa ban internasional ini menyebabkan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Hembusan angin kencang mempercepat penyebaran api yang membakar tumpukan ban bekas di dalam gudang.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Petugas terlihat kesulitan melakukan pemadaman karena banyaknya tumpukan ban bekas dan kencangnya angin di lokasi pabrik.

"Ini yang terbakar pabrik pengolahan ban bekas, selain ban bekas yang terbakar mesin ada juga forklip," kata seorang petugas damkar, Suyitno, Rabu (27/5/2026).

Ia menambahkan, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar BPBD Kabupaten dan Kota Mojokerto diterjunkan.

Baca Juga: Hutan di Gunung Biru Mojokerto Terbakar, BPBD hingga Polisi Diterjunkan

"Dugaan sementara arus pendek listrik karena pabrik tidak sedang beroperasi atau libur," jelasnya.

Hingga kini, petugas damkar, relawan, polisi dan TNI masih berjibaku memadamkan api di lokasi pabrik pengolahan ban bekas. Sudah empat jam petugas mencoba memadamkan api.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.