Bupati Sidoarjo Keliling Desa Jelang Pilkades Serentak, Pastikan Situasi Tetap Kondusif
- Penulis : Ariyanto
- | Minggu, 24 Mei 2026 14:51 WIB
selalu.id - Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda bergerak memantau sejumlah desa yang dinilai memiliki potensi kerawanan politik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pemungutan suara pada Minggu (24/5/2026) berlangsung aman dan kondusif.
Bupati Sidoarjo Subandi bersama Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, serta unsur Forkopimda lainnya melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik TPS pada Sabtu malam (23/5/2026).
Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu
Rombongan berangkat dari Pendopo Delta Wibawa sekitar pukul 19.30 WIB. Lokasi pertama yang ditinjau yakni TPS 11 Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran. Selain mengecek kesiapan tempat pemungutan suara, Forkopimda juga bersilaturahmi dengan para calon kepala desa di Sidokepung, kemudian melanjutkan kunjungan ke Desa Pepelegi dan Desa Medaeng, Kecamatan Waru.
Dalam peninjauan tersebut, Subandi memastikan kesiapan logistik, tata letak TPS, hingga kesiapan petugas Pilkades. Pemerintah daerah juga terus memetakan wilayah yang memiliki dinamika politik cukup tinggi agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
“Dilakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki potensi konflik internal, termasuk di Desa Sidokepung. Silaturahmi ke seluruh calon kepala desa agar tensi politik dapat terjaga dengan baik, sehingga pelaksanaan Pilkades bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan persuasif dinilai penting dilakukan untuk menjaga situasi tetap stabil menjelang hari pencoblosan. Karena itu, koordinasi lintas sektor diperkuat hingga tingkat kecamatan dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, hingga perangkat desa.
“Koordinasi terus dilakukan bersama Forkopimda, Forkopimka, Kapolsek, Camat, dan Danramil agar seluruh elemen dapat bergerak bersama, khususnya dalam pengawasan di TPS supaya tetap kondusif,” imbuhnya.
Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim
Selain pengamanan wilayah, perhatian juga diberikan terhadap ketertiban administrasi pemilih. Panitia Pilkades diminta menerapkan aturan secara ketat guna mencegah persoalan yang dapat memicu konflik di lapangan.
“Kepada panitia sudah disampaikan bahwa pemilih harus membawa KTP dan surat undangan. Jika tidak, maka tidak diperkenankan memilih, demi menghindari potensi konflik internal,” tegasnya.
Subandi turut mengingatkan seluruh calon kepala desa beserta tim sukses agar menjaga situasi tetap sejuk selama tahapan Pilkades berlangsung. Ia berharap seluruh pihak mampu menahan diri dan tidak memancing gesekan politik di tengah masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga
“Dengan kunjungan Forkopimda hari ini, diharapkan tensi politik di lapangan dapat menurun. Para calon yang sudah ditemui juga diharapkan mampu mengendalikan tim suksesnya masing-masing,” katanya.
Usai dari Buduran dan Waru, Forkopimda dijadwalkan melanjutkan pemantauan ke Desa Tambak Sawah. Pengawasan serupa juga akan dilakukan di wilayah Jabon dan Tarik yang masuk dalam pemetaan daerah rawan konflik Pilkades.
“Hari ini dijadwalkan ke Pepelegi, Medaeng dan Tambak Sawah. Selanjutnya besok ke wilayah Jabon, dan berikutnya ke daerah Tarik. Wilayah-wilayah yang memiliki potensi konflik akan dikunjungi agar situasi tetap terkendali,” jelasnya.
Editor : Redaksi