Sabtu, 11 Jul 2026 04:21 WIB

3 Orang Tersengat Listrik saat Pengajian Ning Umi Laila di Mojokerto, Satu Tewas

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi peristiwa tiga orang tersengat listrik. (Dok. Polres Mojokerto).
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi peristiwa tiga orang tersengat listrik. (Dok. Polres Mojokerto).

selalu.id - Kejadian tak terduga terjadi saat acara pengajian yang dihadiri ustazah Ning Umi Laila di salah satu musala Dusun Gedeg Wetan RT 007 RW 002, Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto pada Jumat (22/5/2026) malam.

Pengajian yang awalnya tenang, tiba-tiba berujung duka. Tiga orang tersengat listrik hingga mengakibatkan salah satu di antaranya meninggal dunia.

Baca Juga: Jelang Masuk Sekolah, Pengrajin Sepatu Pantofel Kulit di Mojokerto Banjir Pesanan

Korban meninggal merupakan operator sound system dalam acara tersebut. Dia bernama Primasta Firdausi Nuzula (26), warga Lingkungan Sentanan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Sementara korban luka yakni Sriati (65), warga Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Satu korban lain yang hanya mengalami syok yaitu Moch Raffa Al Falaq warga sekitar acara.

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Ipda Jinarwan mengatakan, acara pengajian dimulai penampilan selawatan yang diiringi musik banjari.

"Saat itu acara halal bihalal menyambut Hari Raya Idul Adha. Saat pengajian, cuaca hujan deras. Satu jam acara dimulai terdengar teriakan minta tolong dari arah depan kiri panggung, ternyata ada orang tersengat listrik," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).

Jinarwan menambahkan, dugaan peristiwa tersebut lantaran adanya aliran listrik dari kabel atau stop kontak yang terkena air hujan.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Kader Motivator jadi Penggerak Hidup Sehat

"Dugaan sementara korban tersengat arus listrik yang berasal dari kabel atau stop kontak yang terkena air hujan, kemudian arus merembet ke meja operator yang berada di dekat korban," jelasnya.

Semua korban kemudian dibawa ke RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Sebelum korban dinyatakan meninggal dunia, korban yang merupakan mahasiswa sempat menerima perawatan medis.

Baca Juga: Tenangnya Pria Berjaket saat Curi Motor di Bengkel Mojokerto Meski Terekam CCTV

"Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia saat dalam perawatan. Kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi di lokasi," papar Jinarwan.

Dari kejadian ini, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa kabel audio yang diduga sebagai penyebab korban tersengat arus listrik.

Kini korban meninggal sudah dikebumikan di pemakaman umum Lingkungan Sentanan setelah pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. Sementara korban luka kini masih dalam perawatan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gaya-gayaan jadi Pelaksana Proyek, Eh.. Kini Malah Masuk Penjara

Aksi tersebut terjadi di proyek pembangunan di Jalan Darmo Permai Selatan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Selasa, 7 Juli 2026. 

Beredar Kabar Tanggul Lumpur Porong Sidoarjo Bocor, BPBD Bilang Begini

Pengawasan terhadap area lumpur Porong tetap dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi tanggul dan kolam penampungan tetap aman.

Wali Kota Eri Tegaskan RT-RW Surabaya Tak Boleh Pungut Uang Warga Baru Tanpa Izin Lurah

Eri Cahyadi mengingatkan bahwa setiap kesepakatan mengenai dana swadaya wajib dilaporkan dan mendapat persetujuan lurah sebelum diterapkan kepada masyarakat.

Perkuat Keamanan Siber, Pemkab Sidoarjo Gandeng LSWare Inc Korea Selatan

Karena itu, peningkatan kapasitas dan penguatan sistem pengamanan menjadi kebutuhan yang harus dilakukan seiring berkembangnya layanan digital.

DPRD Jatim Siapkan Nobar Semifinal Pildun 2026, Ada Hiburan hingga Hadiah Menarik

Nantinya, nobar dijadwalkan akan semakin meriah dengan kehadiran legenda sepak bola Indonesia, Uston Nawawi, yang akan bertindak sebagai komentator tamu.

Pemkot Surabaya Masifkan Penertiban Parkir, Wajib Berizin dan Transparan Lewat Digitalisasi

Langkah tegas ini diambil demi mewujudkan penyelenggaraan parkir yang aman, tertib, lancar, juga mengoptimalkan pendapatan daerah lewat transparansi digital.