Mobil Perpustakaan Kini Hadir di Surabaya, Bisa Keliling ke Kampung-kampung
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 19 Mei 2026 12:00 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah wajah layanan perpustakaan keliling dengan menghadirkan armada berbasis kendaraan listrik.
Tak hanya mengejar konsep ramah lingkungan, mobil perpustakaan baru ini disiapkan untuk menjangkau kegiatan literasi hingga tingkat kampung dan komunitas warga.
Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya
Sebanyak empat mobil perpustakaan listrik bakal mulai beroperasi pada Mei 2026 sebagai bagian dari kado Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.
Armada baru tersebut melengkapi empat mobil perpustakaan konvensional yang sebelumnya telah dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Surabaya.
Kepala Dispusip Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan layanan mobil perpustakaan listrik tidak hanya menyasar sekolah, tetapi juga akan hadir dalam kegiatan literasi warga di lingkungan RT/RW maupun komunitas.
“Mobil listrik itu nanti memfasilitasi komunitas, RT/RW kalau acara literasi, termasuk masuk ke sekolah-sekolah,” katanya, Selasa (19/5/2026).
Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan
Dengan tambahan armada baru tersebut, total mobil perpustakaan keliling milik Pemkot Surabaya kini menjadi delapan unit.
Yusuf menyebut seluruh armada tambahan menggunakan kendaraan listrik untuk menekan biaya operasional sekaligus mendukung program transportasi rendah emisi di Kota Pahlawan.
“Kita pakai mobil perpustakaan listrik, agar efektif, praktis dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Baca Juga: Warga Surabaya Banyak yang Sambat Parkir, Laporan ke Hotline Cak Eri Tembus 1.442
Tak hanya membawa koleksi ribuan buku, mobil perpustakaan keliling itu juga dilengkapi fasilitas dongeng dan sarana belajar interaktif bagi anak-anak maupun masyarakat umum secara gratis.
Dispusip Surabaya pun mulai memetakan pembagian wilayah operasional agar layanan perpustakaan bergerak ini bisa menjangkau lebih banyak kawasan, terutama daerah permukiman dan kantong aktivitas warga.
“Nanti kita bagi wilayah, karena ada mobil perpustakaan yang lama, ada yang baru,” pungkas Yusuf.
Editor : Zein Muhammad