Kamis, 03 Sep 2026 13:48 WIB

Gedung Juang 45 Pancasila Sidoarjo Itu Tak Terawat, Pemkab segera Renovasi

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 19 Mei 2026 11:00 WIB
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat lakukan peninjauan langsung ke Gedung Juang 45 Pancasila (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat lakukan peninjauan langsung ke Gedung Juang 45 Pancasila (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Kondisi Gedung Juang 45 Pancasila di Jalan Ahmad Yani, Sidoarjo, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo setelah Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan peninjauan langsung, Senin (18/5/2026).

Bangunan yang selama ini menjadi pusat aktivitas organisasi veteran sekaligus menyimpan koleksi sejarah perjuangan itu dinilai membutuhkan penanganan serius karena sejumlah bagian gedung tampak kurang terawat.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Dalam kunjungannya, Mimik berkeliling meninjau hampir seluruh area gedung, termasuk museum perjuangan yang berada di dalam kompleks tersebut.

Dari hasil peninjauan itu, ia menilai kondisi bangunan sudah cukup lama tidak mendapatkan perbaikan menyeluruh, meski hingga kini masih digunakan sebagai Kantor Sekretariat Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sidoarjo, Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Sidoarjo, hingga Primkoppabri.

Menurutnya, keberadaan museum perjuangan di dalam Gedung Juang 45 Pancasila memiliki nilai penting sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda.

Apalagi museum tersebut masih rutin dikunjungi pelajar untuk mengenal peninggalan perjuangan kemerdekaan.

“Saya melihat sendiri kondisinya memang kurang layak. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo harus memperbarui dan harus menjaga, karena juga ada museum. Museum itu harus kita pelihara, jangan sampai hilang atau tidak terawat. Saya mohon nanti bagian aset atau OPD yang terkait untuk lebih memperhatikan lagi, terutama gedungnya,” jelasnya.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Gedung Juang 45 Pancasila sendiri merupakan bangunan bersejarah yang diresmikan pada 18 Desember 1984 oleh Pangdam VIII Brawijaya Mayjen TNI Soelarso.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuat keberadaan gedung tersebut dinilai strategis sekaligus memiliki nilai historis bagi masyarakat Sidoarjo.

Selain meninjau kondisi fisik bangunan, Mimik juga melihat langsung sejumlah koleksi peninggalan sejarah yang masih tersimpan di museum.

Beberapa di antaranya berupa koin lama, bendera perjuangan, hingga replika senjata berbahan kayu yang masih dipertahankan pengelola museum.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

“Ini kan ada di tengah-tengah kota. Jadi harus kita pertahankan, kita kembalikan ke aslinya seperti apa, tinggal kita renovasi supaya tetap indah dan terawat. Tadi itu saya menemukan koin, terus bendera masih ada, senjata-senjata masih dari kayu itu juga harus kita rawat, kita pertahankan, jangan sampai hilang atau rusak," tegas Mimik.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo disebut akan segera melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait untuk membahas langkah renovasi gedung tersebut.

Upaya itu dilakukan agar bangunan bersejarah tersebut tetap terjaga sekaligus mampu menjadi pusat pembelajaran sejarah perjuangan bagi masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.