Jumat, 04 Sep 2026 12:54 WIB

Gebrakan Ketua DPRD Surabaya Jelang Reses pada 20 Mei 2026

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 19 Mei 2026 10:00 WIB
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri. (Dok. DPRD Surabaya).
Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri. (Dok. DPRD Surabaya).

selalu.id - DPRD Kota Surabaya mulai menerapkan langkah baru menjelang pelaksanaan reses anggota dewan yang dijadwalkan berlangsung mulai 20 Mei 2026.

Seluruh anggota DPRD diwajibkan menandatangani pakta integritas sebelum turun ke masyarakat menyerap aspirasi warga.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Kebijakan itu disampaikan Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri usai forum diskusi bersama Kejaksaan Negeri Surabaya, Senin (18/5/2026).

Dalam agenda tersebut, DPRD menggandeng bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan untuk memberikan pendampingan hukum terkait pelaksanaan reses dan administrasi pertanggungjawaban anggaran.

Politisi PDIP yang akrab disapa Kaji Ipuk itu mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola internal DPRD sekaligus mencegah potensi persoalan hukum dalam pelaksanaan reses.

“Ketika sebelum pelaksanaan, wajib menandatangani fakta integritas. Itu bentuk komitmen bersama agar pelaksanaan reses berjalan baik dan tertib,” jelasnya.

Ipuk mengatakan, reses merupakan amanat Undang-Undang MD3 yang mewajibkan anggota DPRD turun langsung ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Namun dalam praktiknya, terdapat penggunaan anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum.

Karena itu, DPRD Surabaya memilih pendekatan preventif dengan menggandeng kejaksaan agar seluruh anggota dewan memahami aturan sejak awal sebelum kegiatan berlangsung.

“Lebih baik kita melakukan langkah persuasif. Ini pertama kali DPRD mendapatkan pendampingan dari kejaksaan, khususnya Datun, agar hal-hal yang berkaitan dengan tata usaha negara dan administrasi bisa dipahami seluruh anggota DPR,” tegasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Ipuk menambahkan, ritme kerja anggota DPRD yang sangat dinamis membuat pemahaman soal administrasi dan regulasi menjadi penting agar tidak terjadi kesalahan di lapangan.

“Anggota DPR ini kan makhluk politik. Ritme kegiatannya terus bergerak dan harapan masyarakat juga terus datang. Maka pemahaman hukum dan administrasi ini penting supaya tidak terjadi persoalan yang bersinggungan dengan hukum,” bebernya.

Selain penandatanganan fakta integritas, DPRD Surabaya juga mulai menyiapkan pemetaan titik reses dan kelengkapan administrasi pendukung. Setiap anggota dewan diwajibkan melaporkan lokasi kegiatan serta dokumen pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

Ipuk memastikan pihak kejaksaan tidak melakukan pengawasan langsung saat reses berlangsung.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Pendampingan yang diberikan lebih difokuskan pada penguatan pemahaman hukum dan tata kelola administrasi.

“Bukan mengawasi langsung ke lokasi, tapi membangun nalar dan pemahaman hukum kepada anggota DPRD agar semuanya berjalan sesuai aturan,” tambahnya.

Pihaknya pun berharap langkah tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap DPRD Surabaya sekaligus menjaga marwah lembaga legislatif.

“Yang paling penting adalah bagaimana ada sinergitas yang utuh untuk mengedepankan kepentingan rakyat dan menjaga marwah Kota Surabaya,” pungkas Ipuk.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.