Sabtu, 05 Sep 2026 06:18 WIB

Pengusaha Kerupuk Terancam Gulung Tikar Imbas Kelangkaan Minyak Goreng Curah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Mar 2022 12:28 WIB
Tempat produksi kerupuk di Semampir
Tempat produksi kerupuk di Semampir

selalu.id - Kenaikan harga minyak goreng kemasan serta kelangkaan stok minyak goreng curah berimbas pada pengusaha makanan yang bergantung pada minyak. Seperti pengusaha krupuk di Surabaya ini yang mengaku kesulitan mendapatkan minyak sebagai bahan untuk menggoreng kerupuknya.

Situasi seperti pepatah buah simalakama dirasakan Levi Yuli Anjarto (40), salah satu pengusaha kerupuk di Jalan Medokan Semampir AWS II. Jika menggunakan minyak goreng kemasan, dia akan merugi, namun minyak curah sulit didapat.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Kalau pakai minyak goreng kemasan jelas ndak nutut saya. Jadi memang pakainya minyak curah, tapi sekarang susah carinya harus antri dibeberapa agen,"kata Levie, saat ditemui Selalu.id di tempat penggorengan kerupuk miliknya, Senin (21/3/2022).

Levie mengungkapkan, untuk menggoreng kerupuk, dirinya memerlukan sekitar 20 hinga 25 galon minyak goreng curah. Saat ini dia hanya kebagian 5 galon saja.

"Di agen dijatah 5 galon. Saya dapat 10 galon itupun masih kurang," ungkapnya.

Saat kondisi normal, Levi mengaku tidak perlu keluar untuk mendapatkan minyak, agen yang langsung mengantar ke lokasi produksinya. Namun saat ini, Levi harus rela anti dari beberapa agen.

"3 minggu pengurangan, harus dengan tenaga ektra. Dulu dikirim gak pakai antre minyak datang jadi sudah dapat banyak,"ujarnya.

Lebih lanjut levie menjelaskan, akibat minyak goreng curah langka. Dirinya setiap hari berkeliling di beberapa agen, diantaranya di Kapas Krampung, Panjang Jiwo dan daerah Jagir.

"Tapi di tempat agen pun ndak bisa dapat sesuai kebutuhan saya. Paling dapatnya 5 sampai 10 galon saja," ucapnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Levie juga mengungkapkan, produksi kerupuknya tetap berjalan meski minyak goreng curah mengalami kelangkaan. Bahkan harus dengan tenaga ekstra mencari minyak goreng.

"Produksi tetap, ya itu tadi, saya harus cari minyak ke beberapa agen dan antrenya sekarang panjang,"jelasnya.

Levie pun rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan minyak goreng curah. Dirinya mengaku pernah mengantre sejak pagi hingga malam.

"Saya kalau antri minyak bisa berjam-jam, pernah saya antri dari jam 8 pagi sampai jam 7 malam dan itupun cuma dapat 4 hingga 5 galon,"jelasnya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Tak bisa dipungkiri kelangkaan minyak goreng dan tingginya harga mempengaruhi keuntungan Levi. Keutungan penjualan kerupuknya berkurang 70 persen dari sebelumnya. Untuk mensiasati hal tersebut, Levi harus mengurangi isi kerupuknya perkemasan, yang biasanya berisi 10 kerupuk menjadi 8 kerupuk.

"Misalnya anggap saja keutungan per harinya Rp 10 ribu, sekarang keuntungannya hanya Rp 3 ribu," keluhnya.

Menurutnya, jika kondisi seperti ini terus berlanjut, Levi mengaku tak dapat menggoreng kerupuk lagi. Levie berharap, pemerintah segera mendapatkan solusi atas kelangkaan harga minyak goreng yang mahal ini.

"Harapannya kembali seperti dulu, tapi kayaknya harganya pasti mahal. Kalau pun harga naik saya tidak keberatan asal distribusinya lancar," harapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.