Muskablub MPI Sidoarjo 2026 Tetapkan Abdullah sebagai Ketua Baru Masa Bakti 2026–2030
- Penulis : Ariyanto
- | Minggu, 17 Mei 2026 12:23 WIB
selalu.id - Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Kabupaten Sidoarjo resmi memiliki kepengurusan baru setelah Abdullah, yang akrab disapa Cak Dollah, ditetapkan sebagai Ketua MPI Sidoarjo masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) 2026, Sabtu (16/5/2026).
Penetapan berlangsung di Ruang Rapat KONI Sidoarjo dan berjalan tanpa voting. Seluruh peserta forum secara bulat menyepakati Abdullah sebagai ketua baru melalui mekanisme aklamasi.
Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba
Ketua Sidang Muskablub, Ucok Situmorang, menyebut seluruh tahapan berjalan sesuai aturan organisasi dan diterima seluruh peserta sidang tanpa kendala berarti.
“Seluruh tahapan berjalan sesuai aturan MPI Sidoarjo dan disepakati bersama, sehingga keputusan ditetapkan secara aklamasi,” kata Ucok.
Forum Muskablub sendiri dihadiri jajaran pengurus MPI Sidoarjo, Pengprov MPI Jawa Timur, unsur KONI Kabupaten Sidoarjo, hingga perwakilan komunitas olahraga. Hasil sidang kemudian dituangkan dalam Berita Acara Muskablub MPI Sidoarjo Nomor 40/BA.MPI-SDA/V/2026.
Terpilihnya Abdullah dinilai menjadi momentum baru bagi pengembangan olahraga modern pentathlon di Kota Delta. Pasalnya, cabang olahraga tersebut mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk lewat lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Sidoarjo.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Abdullah langsung menegaskan arah pembinaan yang akan diperkuat pada periode kepengurusannya. Salah satu fokus utama ialah memperluas penjaringan atlet usia dini melalui kolaborasi dengan sekolah dan perguruan tinggi.
Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu
“Kami akan berkolaborasi dengan sekolah dan kampus untuk sosialisasi sekaligus melakukan penjaringan atlet potensial secara terbuka sejak dini. Dengan langkah ini, masyarakat Sidoarjo dapat lebih mengenal dan memiliki minat terhadap cabang olahraga MPI ini,” ujar Abdullah.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat modern pentathlon masih tergolong cabang olahraga yang belum banyak dikenal masyarakat luas. Karena itu, pendekatan edukatif dan sosialisasi ke sekolah akan menjadi strategi utama kepengurusan baru.
Di sisi lain, Bendahara Umum MPI Jawa Timur, Danny Setiawan, menilai Sidoarjo memiliki modal besar dalam pengembangan olahraga modern pentathlon. Ia mencontohkan keberhasilan atlet asal Sidoarjo, Dea Salsabila, yang mampu menorehkan prestasi di level nasional hingga internasional.
Dea diketahui meraih medali emas PON XX Papua 2021 dan PON XXI Aceh–Sumut 2024 pada cabang open water swimming. Atlet tersebut juga sukses menyumbangkan emas pada SEA Games Kamboja 2023 dan SEA Games Thailand 2025 di cabang modern pentathlon.
Baca Juga: Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim
“Ini bukti pembinaan di Sidoarjo sudah kuat dan mampu melahirkan atlet berprestasi,” kata Danny.
Tak hanya itu, capaian MPI Sidoarjo pada Porprov Jatim 2024 turut menjadi perhatian. Dalam ajang yang berlangsung di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, kontingen Sidoarjo berhasil meraih medali emas nomor triathle serta medali perak nomor laser run.
Modern Pentathlon Indonesia sendiri merupakan cabang olahraga pancalomba modern yang memadukan lima disiplin olahraga, yakni renang 100 meter, anggar, obstacle race, lari 3.000 meter, dan menembak laser 10 meter.
Editor : Redaksi