Jumat, 03 Jul 2026 21:10 WIB

Surabaya Vaganza Sukses, DPRD Usul Konser dan Teatrikal di Hari Pahlawan 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Mei 2026 11:30 WIB
Suasana acara Surabaya Vaganza. (Diskominfo Surabaya)
Suasana acara Surabaya Vaganza. (Diskominfo Surabaya)

selalu.id -Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menilai kenaikan partisipasi warga dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 733. Festival Rujak Uleg hingga parade mobil hias dalam Surabaya Vaganza, dinilai harus menjadi energi bagi Pemkot untuk terus menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat.

“Pemerintah dan masyarakat bersatu padu merayakan hari jadi kota yang telah memberikan segalanya, nuansa kebahagian terpancar di tengah beban hidup yang mungkin saja dirasakan oleh masyarakat,” ujar Toni, Minggu (17/5/2026).

Baca Juga: Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

Menurut Toni, pascapandemi Covid-19 pada 2020 lalu serta adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, gelaran event di Kota Surabaya mengalami penurunan cukup signifikan. 

Padahal, kegiatan hiburan yang digelar gratis oleh pemerintah dinilai mampu menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Setiap konser musik pasti ada pedagang air mineral yang berjalan berkeliling dan juga pelaku UMKM yang lain pasti akan merasakan manfaatnya, jadi Pemkot Surabaya bisa melaksanakan pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, tujuan menyediakan sarana hiburan dapat, membantu UMKM bertahan hidup terpenuhi,” paparnya.

Politisi yang tengah menyusun buku keduanya itu juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang dinilai dapat memicu kejenuhan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

Menurutnya, tidak semua orang memiliki energi dan kemampuan untuk menyaring informasi secara tepat di tengah aktivitas sehari-hari.

“Kalau orang mampu mungkin dia akan pergi ke café untuk mendengarkan live music agar lepas dari kepenatan hidup, lha kalau saudara kita yang belum mampu yang tidak bisa datang ke café, maka kepenatannya tidak tersalurkan, sehingga berpotensi menciptakan disharmonisasi dalam rumah tangga,” jelasnya.

Mantan Ketua DPD Partai olkar Surabaya itu menambahkan, saat ini arus informasi terkait kondisi ekonomi berkembang sangat cepat, baik dari pihak yang memiliki kompetensi maupun yang tidak memiliki kapasitas namun memiliki tujuan tertentu.

Baca Juga: Dua Gudang Mebel di Romokalisari Surabaya Ludes Terbakar

“Hal ini tentu menimbulkan kecemasan ditengah masyarakat, makanya rakyat butuh media untuk melepas beban hidup, dulu di warung kopi bisa bercengkrama lepas, sekarang ada pergeseran sosial di warung kopi sibuk dengan gadgetnya masing masing, sehingga mungkin masyarakat sudah mulai merasa sepi dalam keramaian,” tegasnya.

Karena itu, Toni berharap pada momentum Hari Pahlawan November mendatang, Pemkot Surabaya kembali menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Ada kegiatan refleksi nilai nilai kepahlawanan melalui teatrikal perobekan bendera di hotel Yamamoto, napak tilas bangunan bersejarah di kota Surabaya, doa bersama lintas iman dan yang terakhir mudah-mudahan ada gelaran even musik di balai kota, dengan menghadirkan band asli Surabaya lintas genre musik,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ngawurnya Pembuangan Limbah Tetes PT Enero di Mojokerto, Baunya Menyengat

Pembuangan limbah tetes itu dikeluhkan oleh warga yang juga membuka warung sekitar lokasi lantaran bau limbah yang dibuang sangat menyengat.

Kemenag Jatim Ajak Guru Kristen Bentuk Generasi Berkarakter dan Pembawa Damai 

Bahtiar mengajak seluruh peserta Munas untuk terus menjaga semangat pelayanan yang tulus, rendah hati, dan berorientasi pada kemuliaan Tuhan.

Rakernas Apeksi di Medan, Wali Kota Mojokerto: Perkuat Kolaborasi Bangun Kota Tangguh!

Kata Ning Ita, tantangan pembangunan kota diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

Sederet Komitmen Pemkab Sidoarjo dalam Percepatan Pembentukan Program KDKMP

Program nasional tersebut dinilai masih membutuhkan pengawalan lintas sektor agar penyelesaian pembangunan di sejumlah titik dapat berjalan sesuai target.

Mayat Misterius dalam Sumur di Probolinggo Itu Wanita, Korban Pembunuhan?

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban termasuk mencari identitasnya.

Geger, Mayat Misterius Ditemukan dalam Sumur di Lahan Sengon Probolinggo

Saat ini, sejumlah anggota polisi dari Polsek Kraksaan telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi, identifikasi hingga olah TKP.