Minggu, 19 Jul 2026 07:50 WIB

Bupati Pasuruan Tekankan Soliditas Camat dan PKK dalam Pembinaan di Tosari

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 15 Mei 2026 18:21 WIB
Bupati Pasuruan, Mochamad Rusdi Sutejo saat menyampaikan arahan kepada Tim Penggerak PKK kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).
Bupati Pasuruan, Mochamad Rusdi Sutejo saat menyampaikan arahan kepada Tim Penggerak PKK kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).

selalu.id - Penguatan koordinasi pemerintahan hingga apresiasi bagi camat yang memasuki masa purna tugas mewarnai agenda pembinaan camat dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan yang digelar di Jambuluwuk Hotel, Kecamatan Tosari, Kota Batu.

Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo itu menjadi forum konsolidasi internal pemerintahan daerah di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Baca Juga: Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026

Dalam kesempatan tersebut, para camat diminta menjaga ritme kerja birokrasi sekaligus memperkuat komunikasi lintas wilayah.

Sejumlah camat yang memasuki masa purna tugas turut mendapat apresiasi dalam agenda tersebut.

Mereka di antaranya Nanang Puji Laksono yang mengakhiri masa tugas sebagai Camat Grati, Wijaya Sugianto sebagai Camat Kejayan, Bambang Soehartono sebagai Camat Gondang Wetan, serta Rokhman sebagai Camat Nguling.

Dalam arahannya, Rusdi menilai posisi camat memiliki peran strategis sebagai penghubung kebijakan pemerintah daerah dengan masyarakat di tingkat kecamatan.

Karena itu, sinergi antara kepala daerah dan jajaran kewilayahan harus tetap terjaga.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

"Saya berterima kasih karena sudah membantu saya dalam menjalankan tugas dan kewenangan saya, karena camat sebagai kepanjangan tangan dari Bupati," jelasnya, Jumat (15/5/2026).

Dalam momen ini, Rusdi juga menyinggung dinamika pemerintahan yang selalu berubah mengikuti pergantian kepemimpinan daerah. Menurutnya, seluruh elemen birokrasi dituntut mampu menyesuaikan diri agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif.

"Tiap lima tahun sekali akan ganti pimpinan, semua harus menyesuaikan kepada kepala daerah masing-masing. Mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat sampai ke staf semua harus sesuai ritmenya. Kalau tidak pasti tidak akan berjalan dengan bagus," tegasnya.

Selain menekankan soliditas birokrasi, Rusdi juga meminta para camat lebih terbuka dalam menyampaikan berbagai persoalan yang muncul di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Ahmad Dhani Tewas Kecelakaan di Bangil Pasuruan

Ia ingin pola komunikasi dibuat lebih sederhana agar penanganan persoalan di lapangan bisa dilakukan lebih cepat.

"Intinya kita sederhanakan, adminnya dari pak camat. Saya sampaikan kepada camat agar kalau ada kesulitan apapun tetap disampaikan," jelas Rusdi.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga mendorong penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan percepatan program pembangunan daerah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.