Kamis, 03 Sep 2026 12:11 WIB

Wabup Mimik Dorong UMKM Sidoarjo Tembus Pasar Modern

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 14 Mei 2026 12:11 WIB
Audensi IWAPI dengan Wabup Sidoarjo Mimik Idayana di rumah dinas. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Audensi IWAPI dengan Wabup Sidoarjo Mimik Idayana di rumah dinas. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Persoalan akses pasar hingga peluang kerja sama dengan perusahaan besar menjadi perhatian para pelaku UMKM perempuan di Sidoarjo.

Sejumlah aspirasi itu disampaikan pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Ranting Krian saat beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana di rumah dinas wakil bupati, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Dalam pertemuan tersebut, IWAPI menilai pelaku UMKM lokal sebenarnya memiliki kemampuan bersaing, namun masih membutuhkan dukungan pemerintah agar dapat masuk ke jaringan industri, hotel, hingga pusat perbelanjaan modern.

Ketua IWAPI Ranting Krian, Endang Dariyanti mengatakan bahwa selama ini para pelaku usaha kecil terus berupaya bertahan sekaligus mengembangkan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“Kami ingin pemerintah hadir menjadi jembatan antara pabrik besar dengan UMKM, agar UMKM bisa menjadi supplier perusahaan besar. Selama ini kami juga terus berjuang untuk UMKM agar terus berkembang di kondisi ekonomi seperti saat ini,” katanya.

Aspirasi tersebut langsung mendapat respons dari Pemkab Sidoarjo. Wakil Bupati Mimik Idayana menegaskan pemerintah daerah saat ini tengah memperkuat program pengembangan UMKM agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

“Pemerintah saat ini terus hadir dan berjuang bagaimana produk UMKM bisa masuk ke hotel, perusahaan, supermarket dan minimarket. Produk UMKM wajib dan harus bisa masuk. Bahkan hal ini juga masuk dalam program unggulan yaitu UMKM naik kelas,” jelas Mimik.

Selain fokus pada pemasaran, Pemkab Sidoarjo juga membuka ruang dialog dengan para pelaku usaha perempuan untuk memetakan berbagai persoalan yang dihadapi UMKM di lapangan.

“Kami tampung berbagai permasalahan yang disampaikan para pengusaha wanita di IWAPI,” katanya.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Di akhir audiensi, Mimik turut mengajak seluruh pelaku UMKM di Sidoarjo memperkuat kebersamaan melalui koperasi dan komunitas usaha sebagai upaya memperkuat daya saing ekonomi kerakyatan.

“Semua UMKM harus guyub jadi satu. Saat ini sudah ada koperasi desa yang dapat dimanfaatkan sebagai wadah bersama. Yang terpenting tetap sehat, terus berjuang dan ikhtiar, karena pemerintah ke depan sudah memikirkan pengembangan UMKM,” tuturnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.