Dear Warga Surabaya: Pilah Sampahmu di Rumah, Kini Bisa jadi Uang
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 14 Mei 2026 10:04 WIB
selalu.id - Kenaikan harga sampah plastik di pasaran mulai memengaruhi pola pengelolaan sampah di Kota Surabaya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun mendorong warga memilah sampah sejak dari rumah agar bisa menjadi sumber tambahan pendapatan.
Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M Fikser mengatakan tingginya harga plastik membuat sampah non-organik kini banyak diburu pemulung maupun pengepul.
Kondisi itu terlihat di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) 3R di Surabaya.
“Memang harga lagi naik di pasaran, sehingga hasil pemilahan sampah yang dilakukan di TPS itu diburu sama pemulung, khususnya pemulung sampah,” katanya, Kamis (14/5/2026).
Fikser menjelaskan, di 12 TPS 3R milik Pemkot Surabaya, sampah plastik kini dipisahkan lebih awal karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan sudah banyak dipesan pengepul.
“Di TPS 3R kami yang jumlahnya sekitar 12 itu sudah dipisahkan semua, ditumpuk, karena sampah plastik itu kalau saya tanya sudah dipesan sama orang,” jelasnya.
Melihat tren tersebut, DLH Surabaya memperketat pengawasan di area TPS agar tidak lagi menjadi lokasi pemilahan sampah liar.
Menurut Fikser, pemilahan seharusnya dilakukan sebelum sampah masuk ke TPS agar tempat pembuangan tetap bersih dan hanya menampung residu.
Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan
“Jadi untuk di TPS sudah tidak ada lagi pemilahan sampah. Kalau mereka melakukan pemilahan, itu bukan di TPS, tapi sebelum masuk di TPS,” tegasnya.
DLH juga mulai menertibkan aktivitas bongkar muat sampah di sekitar TPS yang dilakukan pencari sampah plastik. Sebab, banyak gerobak pengangkut sampah berhenti di sekitar TPS untuk membongkar muatan dan memilah plastik.
“Di sekitaran TPS itu yang kita jaga sekarang. Karena banyak yang menunggu beberapa gerobak datang terus dibongkar,” kata dia.
Fikser berharap naiknya harga plastik dapat dimanfaatkan warga kampung untuk mulai memilah sampah non-organik dari rumah. Selain mengurangi beban sampah kota, langkah itu juga dinilai bisa menambah pemasukan keluarga.
DLH Surabaya saat ini memiliki enam bank sampah induk yang siap menampung sampah bernilai ekonomis dari masyarakat.
Baca Juga: Warga Surabaya Banyak yang Sambat Parkir, Laporan ke Hotline Cak Eri Tembus 1.442
Warga juga dapat menjual sampah secara kolektif melalui RT dan RW dengan sistem penimbangan dan pembayaran langsung.
“Kami bisa memfasilitasi pengambilannya kapan, setiap hari apa, jam berapa, langsung terjadi penimbangan dan pembayaran,” jelasnya.
Fikser menambahkan, sampah dapat dikumpulkan di Balai RW, Balai RT, atau titik yang disepakati warga sebelum diambil petugas DLH.
“Jadi tinggal diatur saja, disepakati warga setiap hari apa, nanti dipul di Balai RW atau Balai RT, terus kami datang, kami beli,” pungkasnya.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-13734-dear-warga-surabaya-pilah-sampahmu-di-rumah-kini-bisa-jadi-uang
