Kamis, 03 Sep 2026 13:40 WIB

Pesan Khusus Bupati Mojokerto saat HUT RSUD RA Basoeni

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menghadiri HUT RSUD RA Basoeni. (Dok. Pemkab Mojokerto).
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menghadiri HUT RSUD RA Basoeni. (Dok. Pemkab Mojokerto).

selalu.id - Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD RA Basoeni Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, paket sembako hingga pakaian layak pakai kepada warga penghuni Pondok 99 Kemlagi dalam kegiatan bakti sosial yang digelar.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto dan Hari Ulang Tahun ke-21 RSUD RA Basoeni tahun 2026.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dengan masyarakat.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD RA Basoeni atas terselenggaranya kegiatan sosial yang dinilai membawa manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kegiatan bakti sosial ini mencerminkan nilai luhur masyarakat Mojokerto, yakni saling membantu, saling menguatkan, dan berbagi kepada sesama," katanya, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Menikmati Jajanan Jadul di Kampung Kuliner, Wawali Mojokerto: Kita Bakal Perkuat Karakter

Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat rasa kemanusiaan dan budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Selain itu, Gus Barra juga menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga menghadirkan empati dan kepedulian kepada masyarakat.

Baca Juga: HUT RI ke-81, Bupati Mojokerto: Kita Jaga Kemerdekaan dengan Persatuan!

"Kesehatan merupakan pelayanan dasar yang menjadi hak masyarakat karena itu, pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan secara profesional, cepat, dan humanis," tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto, Direktur RSUD R.A Basoeni beserta jajaran, Forkopimca Kemlagi, Kepala Desa Pandankrajan, serta Pengasuh Pondok 99 Kemlagi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.