Minggu, 06 Sep 2026 07:44 WIB

Massa Lempar Kotoran Ayam ke Gedung DPRD Surabaya dalam Demo Polemik DKS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Mei 2026 14:15 WIB
Massa saat melempari gedung DPRD Surabaya dengan kotoran ayam saat demo polemik DKS. (Foto: Ade/selalu.id).
Massa saat melempari gedung DPRD Surabaya dengan kotoran ayam saat demo polemik DKS. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Massa aksi melempari halaman gedung DPRD Surabaya dengan kotoran ayam sebagai bentuk protes atas polemik pengosongan ruang Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Senin (11/5/2026).

Pantauan selalu.id, massa awalnya berorasi di depan Balai Pemuda. Kemudian, bergeser ke Balai Kota Surabaya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Usai berorasi massa langsung menerobos masuk gerbang Gedung DPRD Surabaya sambil membawa kantong berisi kotoran ayam.

Beberapa gumpalan kotoran ayam itu kemudian dilemparkan ke area halaman dan pintu gedung DPRD Surabaya. Baunya pun langsung menyengat.

Para demonstran menyatakan aksi simbolik itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap pemerintah dan DPRD Surabaya yang dinilai tidak serius menyelesaikan persoalan pengosongan ruang sekretariat, serta galeri DKS di kawasan Balai Pemuda.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Massa menuntut agar ruang Dewan Kesenian Surabaya dikembalikan kepada seniman dan menghentikan kebijakan yang dianggap merugikan ekosistem kesenian kota.

Koordinator aksi, Taufik Monyong, mengatakan demonstrasi tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ruang seni dan kebudayaan di Kota Surabaya.

“Aksi ini merupakan penegasan sikap moral bahwa ruang kesenian bukan semata persoalan gedung, melainkan ruang sejarah, ruang ingatan kolektif, dan ruang tumbuhnya peradaban kota,” jelasnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Menurut Monyong, Dewan Kesenian Surabaya bersama Balai Pemuda telah menjadi bagian penting perjalanan sejarah kota selama lebih dari setengah abad sejak 1 Oktober 1971.

Dari tempat itu lahir banyak seniman, musisi, sastrawan, pelukis, hingga pekerja budaya yang ikut membentuk identitas Surabaya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.