Selasa, 29 Sep 2026 20:08 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Bersenjata Airsoft Gun Digulung Polisi Surabaya 

Tampang sindikat curanmor lintas provinsi yang saat diamankan Polrestabes Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).
Tampang sindikat curanmor lintas provinsi yang saat diamankan Polrestabes Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas provinsi di Indonesia.

Sindikat itu berjumlah empat orang, masing-masing FR, MS, dan HS. Sementara satunya kini masih dalam pengejaran. Mereka diamankan setelah beraksi di Jalan Ploso Baru, Tambaksari, Surabaya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, para tersangka merupakan pelaku curanmor kelas kakap yang telah lama menjadi target operasi kepolisian karena memiliki rekam jejak kejahatan di berbagai daerah.

“Ini pelaku kelas kakap. Mereka pemain kawakan yang memang sengaja kita TO (target operasi) kan betul. Kita kejar karena rekam jejaknya luar biasa. Ini pemain lintas daerah,” katanya, Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan hasil penyidikan, sindikat ini tercatat telah melakukan aksi pencurian sebanyak sembilan kali di Bangkalan, enam kali di Yogyakarta, empat kali di Solo, enam kali di Kalimantan, dan dua kali di Surabaya.

Para pelaku, kata Luthfie, tergolong nekat karena selalu membawa senjata airsoft gun jenis glock untuk mengintimidasi korban maupun warga yang mencoba menggagalkan aksi mereka.

“Katanya untuk jaga-jaga, pokoknya kalau sampai nanti pada saat main itu korban atau ada warga yang teriak-teriak, itulah mau dilawan pakai dengan airsoft gun yang mereka bawa,” jelasnya.

Luthfie menyebut, sindikat ini terakhir beraksi pada Rabu, 28 Januari 2026. Mereka mencuri sepeda motor matik milik korban berinisial IM di kawasan Tambaksari, Surabaya.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka FR berperan sebagai eksekutor yang merusak rumah kunci kendaraan menggunakan kunci T yang telah dimodifikasi.

Baca Juga: Aksi Dua Pria Gasak Motor Karyawan Klinik di Mojokerto Terekam CCTV

Sementara itu, tersangka MS bertugas memantau situasi sekitar dengan berpura-pura membeli rokok agar tidak menimbulkan kecurigaan warga.

Sedangkan HS bersiaga di atas sepeda motor untuk membantu pelaku melarikan diri setelah berhasil mencuri kendaraan.

Setelah melakukan pengejaran intensif, polisi akhirnya berhasil menangkap ketiga tersangka di sebuah kamar hotel di Jalan Samudra Surabaya.

Selain tiga tersangka tersebut, polisi juga masih memburu satu pelaku lain berinisial K yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga: Dompet Boneka Harimau di Balik Rahasia Gelap Peredaran Sabu Jaringan Bangkalan

Dari tangan para pelaku, petugas menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata airsoft gun jenis glock warna hitam, satu buah kunci T, tiga mata kunci modifikasi, dua unit telepon seluler, dan satu jaket.

Luthfie menegaskan bahwa pengungkapan kasus curanmor menjadi prioritas Polrestabes Surabaya guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Pahlawan.

“Targetnya supaya kerugian korban, yaitu sepeda motor yang dicuri, itu bisa kita ambil dan kita kembalikan kepada pemiliknya. Kami terus maksimalkan untuk menangkap pelaku dan penadahnya,” tegasnya.

Sementara atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman pidana penjara minimal 9 tahun penjara.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.

Arah Baru Pengembangan Rumah Sakit di Sidoarjo

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pelayanan medis yang proporsional dan tidak menumpuk di satu titik.

Cegah Pungli, Pemkot Surabaya Buka Skema Bantuan Seragam Lewat BOPDA

Eri menegaskan, jika sekolah membantu menyediakan seragam bagi siswa yang membutuhkan, harganya tidak boleh lebih mahal dibandingkan harga di toko.

Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pelindo dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan rantai logistik nasional.

Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang

Atas sanksi ini, Kepala BkPSDM Surabaya Ira Tursilawati meminta seluruh ASN menjalankan tugas sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.