Senin, 20 Jul 2026 09:59 WIB

Pesan dan Doa Khusus Bupati Subandi saat Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 06 Mei 2026 21:33 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat lepas keberangkatan kloter 57 dan kloter 58 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Bupati Sidoarjo Subandi saat lepas keberangkatan kloter 57 dan kloter 58 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Suasana hangat penuh haru menyelimuti Pendopo Delta Wibawa saat ratusan jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Sidoarjo bersiap berangkat menuju Tanah Suci, Rabu (6/5/2026).

Kloter 57 dan Kloter 58 menjadi bagian dari rombongan yang tahun ini mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu bertahun-tahun.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga

Sejak pagi, area pendopo dipenuhi wajah-wajah sumringah. Para jamaah datang bersama keluarga, sebagian saling bertegur sapa dengan rekan lama yang kembali dipertemukan dalam perjalanan ibadah ini.

Momen tersebut dimanfaatkan untuk berfoto bersama, mengabadikan kebahagiaan sebelum berangkat ke Makkah dan Madinah.

Di tengah suasana itu, Bupati Sidoarjo Subandi mengaku turut merasakan kebahagiaan para jamaah.

Ia menyoroti panjangnya masa tunggu yang harus dilalui sebelum akhirnya berangkat tahun ini.

”Kita semua bangga. Melihat waktu antrean yang begitu panjang, panjenengan semua terpilih untuk berangkat tahun ini. Dipanggil oleh Allah SWT,” ungkap Subandi.

Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang prima.

Aktivitas seperti wukuf, tawaf, hingga sa’i menuntut kondisi tubuh yang kuat selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Dalam rombongan tersebut, terdapat jamaah dengan rentang usia yang cukup lebar. Marwi tercatat sebagai jamaah tertua dengan usia 85 tahun, sementara Mahendra menjadi yang termuda dengan usia 18 tahun.

Baca Juga: 520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Selain itu, terdapat pula Achmad Muzayyin, anggota DPRD Sidoarjo dari Fraksi PKB, yang turut berangkat bersama Kloter 58.

Bupati Subandi juga mengingatkan pentingnya kesiapan pribadi, termasuk membawa kebutuhan medis.

Ia menekankan agar jamaah tidak mengabaikan hal-hal kecil yang bisa berdampak besar selama berada di luar negeri.

”Terutama yang sudah berusia atau sakit,” jelasnya.

Perhatian khusus juga ditujukan kepada para pendamping haji. Mereka diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam membantu jamaah yang membutuhkan perhatian lebih selama pelaksanaan ibadah.

Baca Juga: Proyek Flyover Gedangan Dipercepat, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp400 M untuk Pembebasan Lahan

Di akhir pesannya, Subandi menyelipkan harapan dan doa, tidak hanya untuk kelancaran ibadah para jamaah, tetapi juga untuk daerah yang mereka tinggalkan.

"Saya juga titip doa untuk Kabupaten Sidoarjo. Tolong didoakan menjadi daerah yang baldatun toyyibatun warabbun ghofuur. Masyarakatnya adem, pemimpinnya selamat semua,” tuturnya.

Keberangkatan ini menjadi bagian dari perjalanan panjang para jamaah yang telah menanti hingga puluhan tahun.

Dari Pendopo Delta Wibawa, mereka selanjutnya menuju asrama haji sebelum diterbangkan ke Tanah Suci, dengan harapan kembali ke tanah air membawa predikat haji yang mabrur.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.