Senin, 19 Okt 2026 01:13 WIB

Permudah Investasi dan Tingkatkan PAD, Pemkot Mojokerto Gandeng IPPAT

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggandeng Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sebagai langkah strategis untuk mempermudah investasi sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi ini dibahas dalam kegiatan sinergitas Pemkot dengan IPPAT yang digelar di Rumah Rakyat sebagai upaya menyelaraskan peran pemerintah dan PPAT dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan bahwa investasi menjadi kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi nasional yang tinggi harus didukung oleh daerah melalui upaya konkret, salah satunya dengan membuka peluang investasi seluas-luasnya.

“Kalau investasi meningkat, maka ekonomi akan bergerak. Dampaknya, lapangan kerja terbuka, pengangguran berkurang, dan kesejahteraan masyarakat ikut naik,” kata Ika Puspitasari, Selasa (5/5/2026).

Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto juga mengingatkan bahwa investasi harus diiringi dengan optimalisasi PAD.

Salah satu sumber yang cukup potensial adalah pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), yang kontribusinya terhadap PAD Kota Mojokerto cukup besar.

Ia menyebut masih ada potensi pajak yang belum tergarap maksimal. Karena itu, peran IPPAT dinilai sangat strategis dalam memastikan setiap transaksi pertanahan berjalan sesuai aturan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan daerah.

“Setiap transaksi tanah harus taat aturan, termasuk kewajiban pajaknya. Ini penting untuk mendukung kemandirian fiskal daerah,” tegasnya.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

Selain itu, Pemkot Mojokerto juga berupaya mempermudah investor dengan menyediakan data tata ruang yang jelas.

Informasi zonasi wilayah seperti area perdagangan, jasa, hingga permukiman akan dibagikan kepada notaris dan PPAT agar bisa menjadi panduan bagi investor.

Langkah ini dinilai penting mengingat luas wilayah Kota Mojokerto yang terbatas, sehingga pemanfaatan lahan harus tepat dan terarah.

Tak hanya itu, Ning Ita juga menekankan pentingnya kolaborasi data antara Pemkot, IPPAT, dan instansi terkait.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

Data investasi yang akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sekaligus menjadi indikator pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau datanya valid dan saling terhubung, kita bisa melihat perkembangan ekonomi secara nyata dan mengambil kebijakan yang tepat,” jelasnya.

Melalui sinergi ini, Pemkot Mojokerto optimistis mampu mendorong iklim investasi yang sehat dan kompetitif, sekaligus meningkatkan PAD untuk membiayai pembangunan daerah.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan para pemangku kepentingan, keterbatasan wilayah bukan menjadi hambatan, melainkan peluang untuk menghadirkan investasi berkualitas yang berdampak langsung bagi masyarakat Kota Mojokerto.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.