Senin, 22 Jun 2026 01:16 WIB

Dongkrak PAD, Pemkab Mojokerto Harap Desa Wisata Terus Kreatif

Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian saat berikan pelatihan bimtek. (Dok. Pemkab Mojokerto).
Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian saat berikan pelatihan bimtek. (Dok. Pemkab Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus berupaya mengembangkan segala sektor penunjang ekonomi di Bumi Majapahit, tak terkecuali pada sektor pariwisata dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kawasan wisata.

Hal ini dapat dilihat saat Pemkab Mojokerto, melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), menggelar bimbingan teknis (bimtek) Marketing, Senin (4/5/2026). 

Baca Juga: Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto, Warga Rasakan Makan Gratis 1080 Porsi

Bimtek Marketing yang meliputi Branding, Advertising, dan Selling tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian.

Di hadapan para peserta bimtek yang merupakan penggerak dan perwakilan dari Desa Wisata se-Kabupaten Mojokerto, Rizal mengungkapkan bahwa Desa Wisata harus mampu menjual pengalaman dan kenangan berkesan agar pengunjung bisa membawa cerita positif yang bisa menjadi sarana promosi alami.

"Desa wisata itu menjual rasa, menjual pengalaman, dan menjual kenangan. Jadi kita harus mulai belajar, bagaimana caranya agar setelah mereka (pengunjung) datang, mereka pulang dengan membawa cerita yang baik untuk dibagikan ke orang lain," katanya.

Rizal menyatakan bahwa pemerintah kabupaten berkomitmen penuh dalam mendukung regulasi dan pembangunan infrastruktur penunjang.

Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan sektor pariwisata sepenuhnya berada di tangan para pengelola sebagai garda terdepan di lapangan.

"Kami di jajaran pemerintah kabupaten akan terus berupaya memberikan dukungan, baik dari sisi regulasi maupun infrastruktur penunjang. Namun keberhasilan sesungguhnya ada di tangan panjenengan semua (pegiat Desa Wisata) sebagai pengelola di lapangan," jelasnya.

Baca Juga: Detik-detik Menegangkan Evakuasi Balita 3 Tahun Terkunci dalam Mobil di Mojokerto

Rizal pun berpesan bahwa kolaborasi merupakan kunci utama kesuksesan pariwisata, di mana setiap desa wisata harus saling mendukung dan bersinergi alih-alih terjebak dalam persaingan yang tidak sehat.

Ia mengajak para pengelola untuk tidak berjalan sendiri-sendiri demi menciptakan ekosistem wisata daerah yang kuat dan berkelanjutan.

"Kolaborasi adalah kunci, jangan berjalan sendiri-sendiri, desa wisata yang satu dengan yang lain harus saling mendukung, bukan malah bersaing yang tidak sehat," tegasnya.

Senada dengan Wabup Rizal, Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, menyatakan bimtek ini mengajak peserta tidak hanya jago memotret dan menulis caption yang menarik, tetapi juga fokus pada cara menjaga keberlanjutan desa wisata. 

Tujuannya agar pengelola tidak cuma pintar promosi, tapi juga mampu memastikan desa wisata masing-masing untuk tetap eksis dan berkembang dalam jangka panjang.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Produksi Sepatu Safety di Mojokerto Banjir Pesanan

"Dalam bimtek ini, kita tidak hanya belajar bagaimana cara memotret yang bagus, bagaimana cara membuat caption yang menarik, tapi juga bagaimana menjaga keberlanjutan dari desa wisata itu sendiri," katanya.

Sebagai tambahan informasi, selepas dari giat bimtek Branding, Advertising, dan Selling di Hotel Aston Mojokerto, Wabup Rizal kemudian menghadiri rapat paripurna bersama para anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.

Di Graha Whicesa Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto itu, Wabup Rizal mewakili Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa, untuk mendengarkan penyampaian jawaban para fraksi DPRD atas Pandangan Umum Bupati terhadap empat (4) Raperda (Rancangan Peraturan Daerah).

Empat Raperda tersebut antara lain, Raperda tentang revitalisasi dan aktualisasi Pancasila dan wawasan kebangsaan, Raperda tentang penyelenggaraan sistem pemerintah berbasis elektronik, Raperda tentang pengelolaan sumber daya air, serta Raperda terkait perubahan peraturan daerah nomor 01 Tahun 2015 tentang ketenagakerjaan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Telusuri Jejak Masa Kecil Bung Karno di Sidoarjo Lewat FGD

Salah satu yang kembali mencuat adalah keberadaan bangunan sekolah lama yang diduga tempat Soekarno sekolah.

Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

“Mungkin 300–500, belum terhitung yang massa cair,” ujar Korlap aksi tentang gambaran massa yang akan terlibat.

Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Massa diarahkan berkumpul di Taman Bambu Runcing sebelum melakukan long march menuju Gedung Negara Grahadi. 

Surabaya Hasilkan Ribuan Ton Limbah B3, Tapi 46 Ton Masih Menumpuk di TPS

Menurut Maria, masih ada sejumlah pihak yang belum mampu mengelola limbah secara mandiri meskipun telah mendapatkan edukasi dari pemerintah.

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung.

Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai. Posisinya sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat sebelum tenggelam.