Senin, 05 Okt 2026 15:38 WIB

May Day di Jember Berlangsung Khidmat, Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi

Bupati Jember Muhammad Fawait saat gelar tasyakuran Hari Buruh International (May Day) di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat gelar tasyakuran Hari Buruh International (May Day) di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Jember berlangsung dengan suasana yang berbeda dari biasanya, Jumat (1/5/2026).

Tanpa aksi demonstrasi, peringatan tahun ini diisi dengan tasyakuran dan doa bersama yang berlangsung penuh khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha.

Baca Juga: APBD 2027 Jember Fokus Tekan Kemiskinan Lewat Kesehatan, Pendidikan dan Pemberdayaan

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Bersama”, kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, Wakapolres, perwakilan DPRD Kabupaten Jember, jajaran OPD, serta para pimpinan dan anggota serikat buruh.

Rangkaian acara diawali dengan pengajian dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar hubungan industrial di Jember semakin harmonis dan membawa manfaat bagi semua pihak.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menyampaikan apresiasi atas cara peringatan May Day yang dinilai lebih positif dan produktif.

Ia menilai pendekatan seperti ini menjadi energi baru bagi kemajuan daerah.

“Terima kasih kepada para pengusaha dan komunitas pekerja yang telah memperingati May Day dengan kegiatan yang positif. Ini menjadi kekuatan besar bagi pembangunan Jember,” jelasnya.

Gus Fawait menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Jember yang meningkat pada 2025 tidak terlepas dari sinergi antara pengusaha dan pekerja.

Menurutnya, keseimbangan antara keuntungan usaha dan kesejahteraan tenaga kerja merupakan kunci utama keberlanjutan ekonomi.

Baca Juga: Keakraban HUT ke-81 TNI di Jember, Bupati Gus Fawait Beri Kejutan Tumpeng

“Pengusaha harus untung, namun pekerja juga harus sejahtera. Keduanya harus berjalan seimbang,” tegasnya.

Gus Fawait menambahkan bahwa Jember saat ini berada pada jalur yang tepat dengan capaian pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam lima tahun terakhir serta peningkatan pendapatan daerah tertinggi di Jawa Timur sepanjang 2025.

Kondisi tersebut, menjadi tanda kebangkitan Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Pulau Jawa.

Dengan iklim investasi yang semakin kondusif, diharapkan peluang kerja semakin luas dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Baca Juga: Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi melalui kanal “Wadul Gus'e”, yang disebut mampu mempercepat respons pemerintah dan memangkas birokrasi.

Ia turut mengapresiasi peran Forkopimda, khususnya TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas daerah sehingga tetap aman dan menarik bagi para investor.

“Menjaga kondusivitas daerah adalah bagian dari ibadah. Bekerja dengan baik sesuai peran masing-masing, jika diniatkan dengan benar, juga menjadi amal jariyah,” kata Gus Fawait.

Peringatan May Day 2026 di Jember ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati sebagai simbol rasa syukur, dilanjutkan dengan ramah tamah yang mempererat hubungan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

MCB yang digunakan warga merupakan perangkat lama dan disebut tidak sesuai standar PLN.

DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat

Cakupannya mulai dari perizinan, SOP, hingga jaminan keselamatan pengunjung.

PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas Kader Lewat Orientasi Politik dan Muskercab 2026

Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Multazamud Dzikri turut memberikan pembekalan.

Deltras FC Tumbangkan Persiba 2-0, Kokoh di Puncak Grup B Liga Pegadaian

Beruang Madu mampu meredam tekanan dan memaksa skor kacamata bertahan hingga jeda 45 menit pertama.

Final FIFA ASEAN Cup: Prediksi Pemain Inti Indonesia vs Thailand, Thom Haye Kembali Jadi Kreator Serangan

Skema tiga bek menjadi satu di antara kekuatan Timnas Indonesia.

Top 5 Berita: Bea Cukai hingga Maling Kotak Amal di Nganjuk

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.