Selasa, 23 Jun 2026 02:11 WIB

May Day di Jember Berlangsung Khidmat, Buruh dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi

Bupati Jember Muhammad Fawait saat gelar tasyakuran Hari Buruh International (May Day) di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat gelar tasyakuran Hari Buruh International (May Day) di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Jember berlangsung dengan suasana yang berbeda dari biasanya, Jumat (1/5/2026).

Tanpa aksi demonstrasi, peringatan tahun ini diisi dengan tasyakuran dan doa bersama yang berlangsung penuh khidmat di Pendopo Wahyawibawagraha.

Baca Juga: ProGIB Geruduk DPRD Jember: Dukung Program MBG, Minta Koruptor Ditindak Tegas

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Bersama”, kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, Wakapolres, perwakilan DPRD Kabupaten Jember, jajaran OPD, serta para pimpinan dan anggota serikat buruh.

Rangkaian acara diawali dengan pengajian dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar hubungan industrial di Jember semakin harmonis dan membawa manfaat bagi semua pihak.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menyampaikan apresiasi atas cara peringatan May Day yang dinilai lebih positif dan produktif.

Ia menilai pendekatan seperti ini menjadi energi baru bagi kemajuan daerah.

“Terima kasih kepada para pengusaha dan komunitas pekerja yang telah memperingati May Day dengan kegiatan yang positif. Ini menjadi kekuatan besar bagi pembangunan Jember,” jelasnya.

Gus Fawait menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Jember yang meningkat pada 2025 tidak terlepas dari sinergi antara pengusaha dan pekerja.

Menurutnya, keseimbangan antara keuntungan usaha dan kesejahteraan tenaga kerja merupakan kunci utama keberlanjutan ekonomi.

Baca Juga: Agak Lain, Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan Dukung Program MBG

“Pengusaha harus untung, namun pekerja juga harus sejahtera. Keduanya harus berjalan seimbang,” tegasnya.

Gus Fawait menambahkan bahwa Jember saat ini berada pada jalur yang tepat dengan capaian pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam lima tahun terakhir serta peningkatan pendapatan daerah tertinggi di Jawa Timur sepanjang 2025.

Kondisi tersebut, menjadi tanda kebangkitan Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Pulau Jawa.

Dengan iklim investasi yang semakin kondusif, diharapkan peluang kerja semakin luas dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Baca Juga: Lewat Pro Gus'e Update, Bupati Fawait Beber Rp312 Miliar Dukungan Pertanian untuk Jember

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi melalui kanal “Wadul Gus'e”, yang disebut mampu mempercepat respons pemerintah dan memangkas birokrasi.

Ia turut mengapresiasi peran Forkopimda, khususnya TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas daerah sehingga tetap aman dan menarik bagi para investor.

“Menjaga kondusivitas daerah adalah bagian dari ibadah. Bekerja dengan baik sesuai peran masing-masing, jika diniatkan dengan benar, juga menjadi amal jariyah,” kata Gus Fawait.

Peringatan May Day 2026 di Jember ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati sebagai simbol rasa syukur, dilanjutkan dengan ramah tamah yang mempererat hubungan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Arus Logistik Nasional Bergerak Positif, Neraca Dagang Surplus USD5,64 Miliar

Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas produksi, distribusi, dan perdagangan tetap berjalan stabil di tengah dinamika ekonomi global.

Bikin Ngelus Dada, Ternyata Ini Penyebab Surabaya Banjir Hari Ini

Tanpa normalisasi rutin dan perbaikan konektivitas saluran, persoalan banjir di Surabaya akan terus berulang setiap musim hujan.

Demo Mahasiswa di Mojokerto Memanas, Saling Dorong hingga Blokir Jalan

Hingga kini, massa aksi masih menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto. Para mahasiswa terus menyampaikan aspirasinya.

Perkuat Jaringan Akar Rumput, Adela Kanasya Adies Konsolidasi dengan Relawan di Surabaya

Adela Kanasya Adies menilai kedekatan dengan para pendukung harus terus dirawat agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung.

DPRD Surabaya Minta PLN Tak Seenaknya Sendiri Padamkan Listrik, Apalagi di Jam Sibuk

DPRD Surabaya menilai waktu pelaksanaan pemadaman listrik menjadi faktor penting yang harus diperhatikan, karena menggangu pelayanan publik dan juga masyarakat.

Bocah 5 Tahun Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Petemon Timur Surabaya

Selain menewaskan bocah 5 tahun, kebakaran ini juga membuat kakak korban terluka usai berhasil menyelamatkan diri dari lantai dua rumah yang terbakar.