Minggu, 19 Jul 2026 19:30 WIB

Pemkab Mojokerto Libatkan Swasta Urus Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKM

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra berikan sertifikasi halal ke pelaku UMKM. (Dok. Pemkab Mojokerto).
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra berikan sertifikasi halal ke pelaku UMKM. (Dok. Pemkab Mojokerto).

selalu.id - Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra memberikan apresiasi kepada PT Ajinomoto Indonesia atas kontribusi mereka dalam menyediakan ratusan slot Halal Self Declare (skema sertifikasi halal), bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/4/2026).

Acara digelar di kawasan pabrik utama PT Ajinomoto Indonesia tersebut, figur yang familiar disapa Gus Barra itu turut mengucapkan terima kasih atas hasil usaha sinergitas yang telah terjalin antara Pemkab Mojokerto dengan PT Ajinomoto atau PT Ajinex International.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk kepada PT Ajinomoto yang telah mengupayakan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Mojokerto ini," kaya Gus Barra dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Ia menyebut bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan para pelaku UMKM dalam menghadapi pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar di pasar domestik.

Seperti yang diamanatkan dalam Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal (UU JPH), dan peraturan pemerintah nomor 42 tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan produk Halal, yang akan berlaku mulai 18 oktober 2026.

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

"Kira-kira Oktober 2026 ini, para pelaku usaha wajib untuk menyertakan sertifikat halal di produk-produknya, Ini aturan pemerintah pusat, oleh karena itu, kami di Pemerintah Kabupaten Mojokerto selalu berupaya untuk melakukan percepatan-percepatan sertifikasi halal, dan bekerjasama dengan lembaga-lembaga halal di Jawa Timur, salah satunya dengan lembaga halal Universitas Airlangga," jelasnya.

Pada acara Serimonial Halal Self-Declare tampak hadir mendampingi Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto, Noerhono, bersama dengan mitra sinergi Pemkab Mojokerto pada bidang UMKM, seperti Ketua dan Tim Pusat Halal Universitas Airlangga Surabaya, dan Jajaran Pimpinan PT Ajinomoto Indonesia.

Sebagai tambahan, pada hari yang sama Bupati Muhammad Albarraa, juga menghadiri acara launching brand "Giant Banana" di Desa Simbaringin Kecamatan Kutorejo.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Di sana, Gus Barra menuturkan harapannya agar launching dan panen perdana Giant Banana bisa mendatangkan barokah serta kebaikan bagi masyarakat sekitar.

"Semoga bisa barokah dan memberi manfaat bagi kita semua, terima kasih juga kepada semua pihak yang telah berperan aktif pada panen perdana Giant Banana," katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.