Senin, 19 Okt 2026 03:30 WIB

Pansus DPRD Jatim

Gaji Tinggi Kinerja Minim, Direksi BUMD Jatim Wajib Diganti Tanpa Kompromi

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Jatim, Hadi Setiawan. (Dok. Fraksi Golkar for selalu.id).
Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Jatim, Hadi Setiawan. (Dok. Fraksi Golkar for selalu.id).

selalu.id - Panitia Khusus (Pansus) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DPRD Jawa Timur menuntut perubahan mendasar dalam sistem pengelolaan perusahaan daerah.

Temuan lapangan menunjukkan adanya ketimpangan mencolok, di mana remunerasi atau gaji direksi dan komisaris sangat tinggi, namun tidak sebanding dengan kinerja perusahaan yang justru stagnan atau merugi.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Jatim, Hadi Setiawan menegaskan bahwa selama ini indikator kinerja (KPI) hanya bersifat administratif dan tidak mengikat.

Tidak ada konsekuensi nyata bagi manajemen meski target tidak tercapai, memunculkan fenomena "kinerja tanpa tekanan".

"Kami menemukan ketidakseimbangan yang mencolok. Gaji dan fasilitas tinggi terus diterima, sementara kinerja perusahaan lemah dan tidak memberikan kontribusi optimal bagi daerah. Ini potensi moral hazard," jelas Hadi kepada selalu.id, Jumat (1/5/2026).

Untuk mengakhiri praktik tidak sehat ini, Pansus merekomendasikan penerapan sistem pay for performance.

Direksi dan komisaris wajib menandatangani kontrak kinerja yang mengikat, di mana jabatan dan penghasilan sepenuhnya bergantung pada capaian target keuangan nyata seperti Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan setoran dividen.

"Direksi yang tidak mencapai target wajib diganti tanpa kompromi. Dalam waktu 30 hari seluruh BUMD harus menyusun KPI baru, dan akhir tahun 2026 menjadi batas evaluasi final," tegas Hadi.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah

Dalam laporan akhirnya, Pansus menegaskan bahwa permasalahan BUMD bukan sekadar teknis operasional, melainkan kegagalan dalam tata kelola dan keberanian mengambil keputusan.

Terbukti adanya kesenjangan antara besarnya penyertaan modal daerah dengan kecilnya kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Setiap rupiah yang ditanamkan harus kembali dalam bentuk nilai tambah nyata. BUMD tidak boleh dipertahankan hanya karena alasan historis atau politik, sementara secara ekonomi tidak memberi manfaat," kata dia.

Pansus juga menyoroti lemahnya sinergi antar BUMD yang selama ini hanya menjadi slogan. Oleh karena itu, peran Gubernur sebagai pembina utama dinilai sangat krusial untuk memastikan seluruh entitas bergerak dalam satu arah yang sama.

Baca Juga: Kantor Petrogas Jatim Utama Didemo, Diduga Ada Praktik Korupsi Dana CSR

Laporan dan rekomendasi ini telah diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk segera ditindaklanjuti.

DPRD melalui Komisi C akan melakukan pengawasan ketat dan berkala. Jika hingga akhir tahun 2026 tidak ada perubahan signifikan, evaluasi ulang akan terus dilakukan hingga perbaikan benar-benar terwujud.

"Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian memperbaiki dan ketegasan menindak. BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi, bukan beban yang menggerus keuangan daerah," pungkas Hadi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.