Jumat, 21 Agu 2026 17:56 WIB

Ribuan Mitra Polri di Jatim Komitmen Jaga Kamtibmas

Apel besar Sabuk Kamtibmas di Polda Jawa Timur. (Dok. Humas Polda Jatim).
Apel besar Sabuk Kamtibmas di Polda Jawa Timur. (Dok. Humas Polda Jatim).

selalu.id - Sebanyak 1.980 mitra polisi dari berbagai elemen masyarakat, hadir dalam apel besar Sabuk Kamtibmas di Polda Jawa Timur, Kamis (30/4/2026).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyatakan bahwa peserta apel yang hadir merupakan anggota komunitas, ormas, hingga perguruan silat.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

“Seperti PSHT, IKSPI, PSHW, lalu ada Banser, Kokam, kemudian ada Pemuda Pancasila, juga ojek online. Hari ini mereka hadir bersama dengan ketua-ketuanya, tentunya dengan satu visi untuk menjaga Kamtibmas,” katanya.

Abast menjelaskan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan wujud nyata dari program Jogo Jatim.

Secara spesifik, Sabuk Kamtibmas bertugas membantu polisi dalam menjaga markas komando secara statis.

“Tentunya, untuk mengamankan aksi unjuk rasa anarkis secara dinamis, juga menghadapi tantangan konflik sosial, hoaks dan dinamika geopolitik,” jelasnya.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Polda Jatim sendiri telah menginstruksikan lima hal. Pertama, penguatan dalam pencegahan gangguan keamanan. Kedua, hilangkan ego sektoral, kemudian wajib saling koordinasi dan melaksanakan rayonisasi antar wilayah.

“Kasatwil, dalam hal ini para Kapolres yang ada di jajaran Polda Jatim harus aktif melakukan pengecekan ke wilayah,” tegas Abast.

Sementara terkait mitigasi bencana dan krisis, Polda Jatim mengajak masyarakat untuk menjaga ruang demokrasi tetap sehat dan damai, serta bebas dari provokasi, disinformasi maupun aksi anarkisme.

Baca Juga: Upacara HUT ke-81 RI di Polda Jatim: Dari Refleksi Kemerdekaan hingga Apresiasi Personel

“Stabilitas keamanan dan investasi adalah syarat mutlak. Tanpa itu, pembangunan dan program pemerintah tidak bisa berjalan, sehingga kesejahteraan masyarakat terancam,” tandasnya.

Polda Jatim berharap Sabuk Kamtibmas tidak hanya berhenti dalam kegiatan seremonial saja, melainkan menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan dan kuat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Mengenal Program Pisang Danor, Strategi Surabaya dalam Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengurangan sampah perlu dimulai dari perubahan perilaku masyarakat di lingkungan masing-masing. 

Pemkot Surabaya Tertibkan Pengolahan Sampah Ilegal di Keputih, Baunya Menyengat

Pasca penertiban, muncul usulan warga agar lahan bekas pengolahan sampah ilegal tersebut dialihfungsikan menjadi taman kota dan ruang publik.

Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Soekarno Cup diinisiasi Prananda Prabowo dengan visi membangun ruang kompetisi yang mampu mempertemukan talenta muda.

Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Langkah Pelindo dan BNNP Jatim Mewujudkan Generasi Muda Bersinar

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diproyeksikan bakal menjangkau total 200 siswa di berbagai sekolah kawasan Jawa Timur.

Wisata Gunung Bromo Kini Kembali Dibuka, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi Wisatawan ‎

‎Pengunjung juga diminta bersama-sama menjaga kawasan agar kejadian kebakaran serupa tidak kembali terjadi.

Sukses Majukan Koperasi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet Penghargaan dari Menkop

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kiprah Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto dalam mendorong kemajuan dan penguatan koperasi di Kota Majapahit.