Senin, 05 Okt 2026 22:35 WIB

Sukses Majukan Koperasi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet Penghargaan dari Menkop

Wali Kota Mojoketo Ika Puspitasari saat terima penghargaan dari Menkop. (Dok. Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojoketo Ika Puspitasari saat terima penghargaan dari Menkop. (Dok. Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam. 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kiprah Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto dalam mendorong kemajuan dan penguatan koperasi di Kota Majapahit.

Bagi Ning Ita, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas koperasi agar semakin sehat, aktif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Kementerian Koperasi, Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan program-program perkoperasian secara berkelanjutan. Koperasi harus kuat, koperasi harus bangkit sehingga memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” tuturnya.

Apresiasi tersebut menambah rekam jejak Ning Ita dalam pembinaan koperasi. Pada 2022, ia dinobatkan sebagai Penggerak Koperasi Terbaik Tingkat Nasional oleh Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Amin Wachid saat menerima penghargaan dari Menkop. (Dok. Pemkot Mojokerto).Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Amin Wachid saat menerima penghargaan dari Menkop. (Dok. Pemkot Mojokerto).

Penghargaan kembali diterima pada 2025 ketika Ning Ita dinobatkan sebagai Tokoh Pembina Koperasi Jawa Timur oleh Gubernur Jawa Timur. Pada 2026, ia juga memperoleh penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Di bawah kepemimpinan Ning Ita, Kota Mojokerto memiliki sebanyak 213 koperasi, dengan 164 koperasi berstatus aktif. Sebanyak 63 koperasi masuk kategori sehat dan 39 koperasi berkategori cukup sehat.

Ning Ita mengatakan, penguatan koperasi perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan kualitas kelembagaan dan tata kelola. 

Dengan demikian, koperasi dapat semakin adaptif terhadap perkembangan ekonomi dan kebutuhan anggotanya.

“Kami ingin koperasi di Kota Mojokerto terus berkembang dan semakin dirasakan manfaatnya. Karena itu, pembinaan dan peningkatan kualitas koperasi akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurut Ning Ita, koperasi memiliki peran penting dalam membangun ekonomi yang berbasis pada kekuatan masyarakat. 

Karena itu, keberadaan koperasi yang sehat dan aktif perlu terus didukung agar mampu menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah.

Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambaratersebut sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi pembinaan koperasi yang dilakukan Ning Ita dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas koperasi di daerah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Densus 88 Antiteror Polri Sergap 11 Teroris di Indonesia saat Latihan Militansi

Saat ini, Densus 88 masih terus mendalami seluruh barang bukti yang disita untuk membongkar kemungkinan adanya keterlibatan pihak atau jaringan teror lain.

Sidang Kasus Pengeroyokan Maut Oknum Pesilat Nganjuk, Kuasa Hukum Ajukan Eksepsi

Kendati mengajukan keberatan, Asmijan menegaskan pihak penasihat hukum tetap mendukung jalannya penegakan hukum secara adil dan rasional.

HUT TNI ke-81 di Jember: Ojol hingga Mahasiswa Melebur, Bukti Kemanunggalan Rakyat

Menurut Abdus Salam, konsep peringatan yang digelar sederhana justru memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat secara nyata.

Makin Mudah, Posisi dan Jadwal Trans Jatim serta Suroboyo Bus Kini Bisa Dipantau Lewat HP

Kadishub Jatim, Nyono, menyatakan integrasi ini merupakan langkah pengembangan layanan agar masyarakat memperoleh kepastian saat menggunakan angkutan umum.

Kafe Tanpa IPAL Buang Limbah Lemak Sembarangan di Saluran Air Tunjungan Surabaya

Atas temuan ini, Hidayat mengimbau pelaku usaha di kawasan perkotaan agar tidak langsung membuang limbah yang mengandung minyak atau lemak ke saluran umum.

Atasi Ketimpangan Layanan, DPRD Jatim Siapkan Regulasi Transportasi Publik Terintegrasi

Reperdi ini diharapkan pengembangan transportasi publik di Jawa Timur dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan menjangkau lebih banyak wilayah.