Rabu, 24 Jun 2026 00:10 WIB

Apel Kebangsaan di Sidoarjo: Perkuat Sinergi Ormas dalam Menjaga Kamtibmas

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 30 Apr 2026 20:00 WIB
Apel Kebangsaan di Polresta Sidoarjo. (Dok. Humas Polresta Sidoarjo).
Apel Kebangsaan di Polresta Sidoarjo. (Dok. Humas Polresta Sidoarjo).

selalu.id - Penguatan kolaborasi lintas elemen menjadi sorotan dalam Apel Kebangsaan dan Penguatan Sabuk Pengaman Kamtibmas yang digelar di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini tak sekadar seremoni, melainkan upaya mempertegas peran bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika sosial yang terus bergerak.

Baca Juga: Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo, Dua Pemotor asal Nganjuk Tewas

Berlangsung Mapolresta Sidoarjo, apel diikuti beragam organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, mulai dari Pemuda Pancasila (PP), Banser, Senkom, ILS, hingga komunitas lainnya.

Kehadiran mereka mencerminkan terbentuknya jejaring sosial yang diharapkan mampu menjadi benteng awal pencegahan gangguan kamtibmas.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing menegaskan bahwa keamanan tidak bisa dibebankan hanya kepada aparat. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar tercipta situasi yang kondusif dan berkelanjutan.

“Melalui apel kebangsaan dan penguatan sabuk pengaman kamtibmas ini, kami ingin mempertegas bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Christian mengapresiasi partisipasi berbagai organisasi yang dinilai konsisten berperan dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen, baik dari Pemuda Pancasila, Banser, Senkom, maupun komunitas lainnya yang telah berperan aktif. Harapan kami, kebersamaan ini terus terjaga dan semakin kuat ke depannya,” katanya.

Baca Juga: Telusuri Jejak Masa Kecil Bung Karno di Sidoarjo Lewat FGD

Di sisi lain, keterlibatan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Sedati menjadi penanda dukungan konkret di tingkat wilayah. Ketua PAC PP Sedati, Jamaludin, menilai kegiatan ini sebagai ruang memperkuat kebersamaan lintas elemen.

“Apel kebangsaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan dan kesatuan. Kami dari PAC Pemuda Pancasila Sedati siap mendukung penuh upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Ketua PAC PP Sedati, Regal. Ia menekankan pentingnya komunikasi antarkelompok sebagai langkah preventif terhadap potensi konflik sosial.

“Kami melihat kegiatan ini sangat positif. Dengan melibatkan berbagai elemen seperti Banser, Senkom, dan organisasi lainnya, maka komunikasi dan koordinasi akan semakin kuat. Ini penting agar potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini,” jelasnya.

Baca Juga: Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Apel berlangsung dengan nuansa kebangsaan yang kuat, ditandai dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjaga persatuan serta menolak berbagai bentuk konflik.

Deklarasi tersebut menjadi penegas bahwa stabilitas keamanan daerah bertumpu pada soliditas masyarakatnya.

Dengan pendekatan kolaboratif seperti ini, Polresta Sidoarjo berharap tercipta sistem pengamanan berbasis partisipasi, di mana setiap elemen memiliki peran aktif dalam menjaga ketertiban dan kedamaian lingkungan.

Reporter: Ariyanto 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kemaki Minta KPK dan Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi Anggaran APBD Jatim

Kemaki meminta Gubernu Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk mencopot Kepala Dinas Kelautan Perikanan (KKP) Jatim serta memblacklist kontraktor yang bermasalah.

Lagi Ramai Pemadaman Listrik, DPRD Jatim Minta Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan

Penguatan ini dinilai menjadi solusi menjawab peningkatan kebutuhan listrik baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

LIRA Minta Anggaran DPRD Probolinggo Rp81,41 Miliar Berdampak Langsung bagi Masyarakat

‎LIRA pun mendesak DPRD untuk meninjau kembali anggaran kegiatan yang dianggap kurang prioritas dalam pembahasan APBD Tahun 2027.

Khitan Massal HUT ke-52 SIER, 100 Anak Ikuti Layanan Khitan Modern Tanpa Jahitan

Metode yang digunakan adalah teknologi khitan modern Bipolar Tech atau Bipolar Sealer.

Dugaan Penyebab Tewasnya Bocah 5 Tahun saat Kebakaran Rumah di Surabaya

Korban saat kejadian berada di dalam rumah bersama kakak kandungnya, Aldery yang berusia 15 tahun yang berhasil selamat meski terluka.

Ketika PLN Seenaknya Sendiri saat Pemadaman Listrik di Surabaya, Dishub Aja Dicuekin

Plt Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Trio Wahyu Bowo membenarkan bahwa pihaknya tidak memperoleh informasi lebih awal mengenai pemadaman listrik tersebut.