Sabtu, 08 Agu 2026 01:01 WIB

LIRA Minta Anggaran DPRD Probolinggo Rp81,41 Miliar Berdampak Langsung bagi Masyarakat

  • Penulis : Inung
  • | Selasa, 23 Jun 2026 20:56 WIB
Rombongan LIRA Probolinggo saat audiensi di ruang Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo. (Foto: Inung/selalu.id).
Rombongan LIRA Probolinggo saat audiensi di ruang Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo. (Foto: Inung/selalu.id).

selalu.id - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, Selasa (23/6/2026). 

Kedatangan mereka untuk menyampaikan kajian terkait besarnya alokasi anggaran Sekretariat DPRD dalam APBD 2026 yang mencapai Rp81,41 miliar.‎

Baca Juga: Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas, Tiga Pintu Masuk Wisata Ditutup

‎Rombongan LIRA diterima Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo bersama pimpinan DPRD, Sekretaris Dewan, dan sejumlah anggota dewan. 

Dalam pertemuan tersebut, LIRA menyoroti tiga pos anggaran yang nilainya mencapai sekitar R53 miliar.

‎Bupati LIRA Kabupaten Probolinggo, Salamul Huda menyebut tiga anggaran tersebut yakni Keuangan dan Kesejahteraan DPRD sebesar Rp28,64 miliar, Koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan Tugas DPRD sebesar Rp19,47 miliar, serta pelaksanaan reses sebesar Rp4,95 miliar.

‎“Anggaran besar jika memberikan dampak langsung kepada masyarakat tentu bisa diterima publik. Namun jika manfaatnya tidak dirasakan masyarakat, maka perlu dilakukan evaluasi,” jelasnya.‎

‎Salamul menilai sebagian anggaran tersebut bisa dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak, seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang banyak dikeluhkan warga.

Baca Juga: Presiden LIRA Desak Prabowo dan DPR Segera Sahkan UU Perampasan Aset ‎

‎“Jika anggaran itu dikurangi dan dialihkan untuk kepentingan masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur, tentu akan jauh lebih baik daripada kegiatan yang tidak memiliki hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

‎LIRA pun mendesak DPRD untuk meninjau kembali anggaran kegiatan yang dianggap kurang prioritas dalam pembahasan APBD Tahun 2027.

‎“DPRD berjanji akan mengkaji kembali masukan ini dalam pembahasan anggaran tahun 2027 mendatang,” kata Salamul.

‎Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma mengapresiasi masukan dari LIRA sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga: Mayat Misterius dalam Sumur di Probolinggo Itu Wanita, Korban Pembunuhan?

‎“Kami mengapresiasi kajian dan masukan dari teman-teman LIRA. Harapannya, setiap kegiatan yang ada di DPRD harus memiliki dampak dan output yang jelas bagi Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

‎Oka menegaskan bahwa DPRD juga membuka ruang keterlibatan masyarakat dan NGO dalam proses penyusunan anggaran 2027 melalui forum public hearing sebelum pembahasan resmi dilakukan.

‎“Sebelum proses pembahasan di DPRD nanti, kita akan mengadakan public hearing sehingga dokumen pembahasan anggaran bisa dikaji dan dibahas bersama dengan teman-teman NGO,” paparnya.

Editor : Zain Ahmad
Berita Terbaru

Uji Mental Peserta, Prelimenary Raka Raki 2026 Digelar di Atrium Gressmall

Kegiatan di ruang publik seperti pusat perbelanjaan ini, menurut Ali Affandi, akan mengasah mental peserta di depan pengunjung mall.

Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Polisi akan segera menggelar rekonstruksi lengkap guna melengkapi berkas perkara dan mengungkap tabir kejahatan ini secara utuh.

Dua Legenda Timnas Turun Gunung, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf Kawal Pembinaan Pemain Muda di Soekarno Cup 2026

Turnamen kelompok umur edisi ketiga ini bakal mengumpulkan 400 talenta muda dari 16 provinsi se-Indonesia.

Sambut HUT ke-81 RI dan Akreditasi Paripurna, RSD dr. Soebandi Jember Berbagi Santunan ke Warga Sekitar

Langkah ini diharapkan membuat masyarakat ikut merasa memiliki serta mendukung tumbuh kembang rumah sakit rujukan tersebut.

Fakta Baru Pencurian Kursi Besi Pemkot Surabaya, Ternyata Libatkan Perempuan

Saat ini, perempuan tersebut tengah diperiksa intensif untuk mengungkap perannya. Namun, dari pemeriksaan awal, dia berperan sebagai kaki tangan pelaku utama.

Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berupaya membumikan salawat sekaligus memperkuat nilai keislaman, kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.