Kamis, 03 Sep 2026 11:20 WIB

Komitmen Lintas Sektor Sidoarjo dalam Perkuat Ekonomi Desa Lewat Gerai KDKMP

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB
Forkopimda Sidoarjo secara simbolis menandatangani kesepakatan percepatan pembangunan. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Forkopimda Sidoarjo secara simbolis menandatangani kesepakatan percepatan pembangunan. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Komitmen lintas sektor di Kabupaten Sidoarjo mulai menunjukkan arah konkret dalam mendorong penguatan ekonomi desa.

Melalui percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebanyak 232 desa/kelurahan kini telah masuk dalam sistem pemetaan dari total 346 wilayah yang ditargetkan.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Langkah tersebut tidak berdiri sendiri. Dukungan penuh datang dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo yang secara simbolis menandatangani kesepakatan percepatan pembangunan.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan bahwa program KDKMP menjadi bagian dari prioritas strategis nasional.

Di tengah dorongan percepatan, Bupati Sidoarjo Subandi menekankan pentingnya keseimbangan antara kecepatan dan ketertiban administrasi.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh mengabaikan aspek legalitas yang menjadi fondasi keberlanjutan program.

“Hari ini kita mengajak semuanya, ini adalah program pemerintah, program Bapak Presiden, tentunya percepatan pembangunan harus kita lakukan namun tidak meninggalkan administrasi (pendirian) yang harus kita selesaikan,” jelas Subandi, Kamis (30/4/2026).

Selain itu, ia juga menyoroti aspek kelayakan lokasi sebagai faktor krusial dalam keberhasilan gerai KDKMP.

Menurutnya, pemilihan tempat harus mempertimbangkan potensi ekonomi, aksesibilitas, serta visibilitas bagi masyarakat.

“Kalau lokasinya tidak bagus, di situ kondisinya menurut panjenengan enggak laku, ya jangan ditempati Pak," pintanya kepada kepala desa yang juga hadir dalam penandatangan kesepakatan percepatan pembangunan gerai KDKMP.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Dari sisi keamanan dan dukungan operasional, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing memastikan kesiapan institusinya untuk terlibat aktif dalam proses percepatan tersebut. Ia menilai sinergi menjadi kunci agar implementasi program berjalan efektif.

"Dan kami siap untuk bersinergi, berkolaborasi, berkomunikasi, serta bersama untuk mewujudkan implementasi dari kegiatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini," katanya.

Hal senada disampaikan Kajari Sidoarjo, Zaidar Rasepta yang melihat program ini sebagai instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi desa.

Ia optimistis capaian target akan terealisasi melalui kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Terkait dengan KDKMP, tentu ini program strategis nasional ya, untuk pertumbuhan ekonomi desa. Tentu kita dukung secara bersama," kata Zaidar.

Baca Juga: Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Sementara itu, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo mengungkapkan progres pembangunan yang dinilai cukup signifikan. Dari titik awal 88 lokasi, kini realisasi sudah mendekati 60 persen dari total desa yang ditargetkan.

"Jadi sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas support dan dukungannya. Mudah-mudahan dengan adanya Koperasi Merah Putih yang sudah bergerak sat-set ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Dengan capaian yang terus bergerak, percepatan pembangunan KDKMP di Sidoarjo kini tidak hanya menjadi proyek administratif, tetapi juga representasi sinergi nyata antar-lembaga dalam memperkuat fondasi ekonomi berbasis desa.

Reporter: Ariyanto 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.