Kamis, 03 Sep 2026 15:13 WIB

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Pola Makan Sehat untuk Siswa

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan paparan pola makan sehat di SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3 Kota Mojokerto. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan paparan pola makan sehat di SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3 Kota Mojokerto. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus memperkuat edukasi pola makan sehat sejak dini kepada pelajar melalui program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).

Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan B2SA Goes To School yang digelar di SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3 Kota Mojokerto.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari turun langsung memberikan edukasi kepada siswa terkait pentingnya memilih makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Ia menegaskan bahwa penerapan pola makan B2SA tetap penting, meskipun saat ini ada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Melalui program B2SA, kami ingin anak-anak memahami pentingnya makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai bekal kesehatan mereka sejak dini," kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, Rabu (29/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengimbau para pelajar agar lebih bijak dalam menggunakan uang jajan.

Baca Juga: Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Ia mengingatkan bahwa pilihan makanan sehari-hari akan berdampak besar pada kesehatan tubuh.

“Gunakan uang jajan untuk memilih makanan yang sehat dan aman, bukan hanya yang enak di lidah tetapi juga baik bagi tubuh,” jelasnya.

Ning Ita menekankan bahwa apa yang dikonsumsi sehari-hari sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak dan fisik anak. Karena itu, kebiasaan memilih makanan sehat perlu ditanamkan sejak dini sebagai bekal masa depan.

Baca Juga: Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

“Apa yang masuk ke dalam tubuh akan sangat memengaruhi fungsi otak dan fisik, sehingga penting bagi anak-anak untuk memilih makanan sehat demi masa depan mereka,” papar dia.

Melalui program ini, Pemkot Mojokerto berharap dapat membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kami berharap anak-anak Kota Mojokerto tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan mampu mewujudkan cita-cita sebagai generasi emas di masa depan,” pungkas Ning Ita.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.