Minggu, 19 Jul 2026 19:34 WIB

Soal Kebocoran Pipa PDAM di Jalan Merr Surabaya, Ini Penyebabnya

Suasana jalan MERR Surabaya saat pipa PDAM bocor.
Suasana jalan MERR Surabaya saat pipa PDAM bocor.

selalu.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada mengungkapkan bahwa kebocoran pipa utama di Merr Stikom akibat adanya penurunan elevasi tanah. 

Manajer Humas dan Tata Usaha PDAM Surya Sembada, Luis Andilun Gatu, mengungkapkan bahwa secara usia teknis pipa tersebut sudah 36 tahun. 

Baca Juga: Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

“Ketika kita melihat di kondisi lapangan, kondisi lapangan itu adanya penurunan tanah. Jadi, jembatan kami itu terlihat satu sisi ada yang melengkung. Ini merupakan teknis,”

Kemiringan tersebutlah yang membuat keretakan pada pipa berukuran 1000 milimeter. “Teknis karena berada di pinggir sungai adanya perbedaan elevasi turun. Sehingga pipa kami yang harusnya lurus dia jatuh ketika pas kelihatan pas  pada sambungan las kayak itu,” paparnya. 

Adilun menuturkan, saat ini pihaknya berupaya melakukan perbaikan dengan resiko seminimal mungkin. 

“Nah ini teman-teman berupaya supaya tidak mengurangi (debit air) juga. Artinya warga tetap mendapatkan air walau kecil,” paparnya. 

Baca Juga: Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

“Mengecil (debit air) bisa mengecil. Karena pompa kami yang harusnya jalan dua di Ketegan, kita kurangi jadi satu pompa,” imbuhnya. 

Ia menjelaskan, meskipun retakannya kecil, hanya sekitar 2 millimeter, namun karena tekanan airnya besar maka sebagian wilayah terdampak ada di bagian Surabaya utara, sama seperti saat kebocoran di Waru. 

‘Nah, ini jalurnya sama soalnya jalurnya sama dari Waru ke Timur ke Utara. Bulak Banteng, Kenjeran, ke Timur Rungkut, nah itu,” rincinya 

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

Pihak PDAM sendiri belum bisa memastikan berapa lama waktu pengerjaan perbaikan. “Artinya, teman-teman bekerja 24 jam ketika seperti ini. Kalau kondisi seperti ini kita memasuki kondisi yang emergensi bagi kami,”ujarnya.

Andilun memastikan pelayanan terhadap masyarakat tidak terhambat. Ia menegaskan, jika ada warga yang tidak mendapat suplai air dari PDAM bisa lapor melalui aplikasi maupun call center. 

“Jadi, warga yang kira-kira tidak mendapatkan air sama sekali, monggo bisa mengadu ke layanan PDAM melalui aplikasi atau WhatsApp kami di kanal media sosial. Kalau yang tidak mendapatkan air bisa kontak, kita kirim tangki gratis,” pungkasnya

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.