Kamis, 03 Sep 2026 11:24 WIB

Soal Kebocoran Pipa PDAM di Jalan Merr Surabaya, Ini Penyebabnya

Suasana jalan MERR Surabaya saat pipa PDAM bocor.
Suasana jalan MERR Surabaya saat pipa PDAM bocor.

selalu.id - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada mengungkapkan bahwa kebocoran pipa utama di Merr Stikom akibat adanya penurunan elevasi tanah. 

Manajer Humas dan Tata Usaha PDAM Surya Sembada, Luis Andilun Gatu, mengungkapkan bahwa secara usia teknis pipa tersebut sudah 36 tahun. 

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

“Ketika kita melihat di kondisi lapangan, kondisi lapangan itu adanya penurunan tanah. Jadi, jembatan kami itu terlihat satu sisi ada yang melengkung. Ini merupakan teknis,”

Kemiringan tersebutlah yang membuat keretakan pada pipa berukuran 1000 milimeter. “Teknis karena berada di pinggir sungai adanya perbedaan elevasi turun. Sehingga pipa kami yang harusnya lurus dia jatuh ketika pas kelihatan pas  pada sambungan las kayak itu,” paparnya. 

Adilun menuturkan, saat ini pihaknya berupaya melakukan perbaikan dengan resiko seminimal mungkin. 

“Nah ini teman-teman berupaya supaya tidak mengurangi (debit air) juga. Artinya warga tetap mendapatkan air walau kecil,” paparnya. 

Baca Juga: Bukan Lewat PDAM, Ternyata Begini Aturan Retribusi Sampah di Perumahan Elit Surabaya

“Mengecil (debit air) bisa mengecil. Karena pompa kami yang harusnya jalan dua di Ketegan, kita kurangi jadi satu pompa,” imbuhnya. 

Ia menjelaskan, meskipun retakannya kecil, hanya sekitar 2 millimeter, namun karena tekanan airnya besar maka sebagian wilayah terdampak ada di bagian Surabaya utara, sama seperti saat kebocoran di Waru. 

‘Nah, ini jalurnya sama soalnya jalurnya sama dari Waru ke Timur ke Utara. Bulak Banteng, Kenjeran, ke Timur Rungkut, nah itu,” rincinya 

Baca Juga: Kerajaan Air Mandiri Perumahan Elite Surabaya: Bisnis Gurih Pengembang, PDAM Cuma Gigit Jari

Pihak PDAM sendiri belum bisa memastikan berapa lama waktu pengerjaan perbaikan. “Artinya, teman-teman bekerja 24 jam ketika seperti ini. Kalau kondisi seperti ini kita memasuki kondisi yang emergensi bagi kami,”ujarnya.

Andilun memastikan pelayanan terhadap masyarakat tidak terhambat. Ia menegaskan, jika ada warga yang tidak mendapat suplai air dari PDAM bisa lapor melalui aplikasi maupun call center. 

“Jadi, warga yang kira-kira tidak mendapatkan air sama sekali, monggo bisa mengadu ke layanan PDAM melalui aplikasi atau WhatsApp kami di kanal media sosial. Kalau yang tidak mendapatkan air bisa kontak, kita kirim tangki gratis,” pungkasnya

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.