Minggu, 18 Okt 2026 20:18 WIB

Sederet Komitmen TPS dalam Tingkatkan Literasi Pengelolaan Sampah di Surabaya

Terminal Petikemas Surabaya saat kegiatan edukasi pengelolaan bank sampah kepada warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).
Terminal Petikemas Surabaya saat kegiatan edukasi pengelolaan bank sampah kepada warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).

selalu.id - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), terus menguatkan perannya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat melalui kegiatan edukasi pengelolaan bank sampah kepada warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan, Surabaya, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Colombo, Surabaya ini menjadi bagian dari upaya berbagi praktik baik (best practice) pengelolaan Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat yang telah berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Gandeng Bappenas, Pelindo Bidik Muatan Balik Komoditas Papua Selatan

Edukasi pengelolaan bank sampah ini diselenggarakan di Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat, Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan warga RW 10 Kelurahan Sidotopo melakukan kunjungan belajar untuk melihat secara langsung pengelolaan bank sampah berbasis komunitas yang telah tertata dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat merupakan hasil kolaborasi PT Terminal Petikemas Surabaya dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang diinisiasi sejak 2024.

Seiring perjalanan waktu, bank sampah ini berkembang menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang produktif, partisipatif, serta berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan ekonomi warga.

Melalui sesi edukasi dan diskusi interaktif, pengelola Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Perak Barat berbagi pengalaman terkait proses pembentukan bank sampah, tata kelola organisasi, mekanisme pemilahan dan pengumpulan sampah, hingga strategi pengembangan hasil daur ulang.

Para peserta juga mendapatkan gambaran mengenai pentingnya keterlibatan warga, kedisiplinan dalam pemilahan sampah, serta pengelolaan administrasi yang rapi dan transparan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TPS dalam menjalankan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), khususnya pada pilar lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

“Kami mendorong terjadinya proses saling belajar antarwarga. Keberhasilan Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain, termasuk RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan, dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri, terstruktur dan berdampak ekonomi,” jelas Erika dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan bahwa TPS tidak hanya berperan dalam penyediaan fasilitas dan pendampingan, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem kolaboratif yang memungkinkan praktik pengelolaan bank sampah direplikasi di berbagai wilayah sekitar pelabuhan.

Melalui kegiatan edukasi ini, warga RW 10 Kelurahan Sidotopo diharapkan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai langkah-langkah pendirian dan pengelolaan bank sampah, mulai dari aspek kelembagaan, operasional, hingga pengembangan nilai tambah dari sampah terpilah.

Dalam jangka panjang, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya serta memperkuat ekonomi sirkular di tingkat komunitas.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

TPS terus berupaya mendukung berbagai inisiatif lingkungan berbasis masyarakat sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan perusahaan, sekaligus berkontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi warga sekitar.

Lurah Perak Barat, Saefudin Zuhri mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut sebagai langkah positif dalam mendorong kolaborasi antarwilayah di Kota Surabaya.

“Kami menyambut baik kehadiran warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan yang ingin belajar langsung. Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat berkembang karena keterlibatan aktif warga dan dukungan berbagai pihak," katanya.

"Kami juga berharap praktik baik ini dapat direplikasi sehingga semakin banyak wilayah yang mampu mengelola sampah secara mandiri, tertib, dan bernilai ekonomi,” tambah Zuhri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.