Minggu, 19 Jul 2026 20:42 WIB

Sederet Komitmen TPS dalam Tingkatkan Literasi Pengelolaan Sampah di Surabaya

Terminal Petikemas Surabaya saat kegiatan edukasi pengelolaan bank sampah kepada warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).
Terminal Petikemas Surabaya saat kegiatan edukasi pengelolaan bank sampah kepada warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan. (Dok. Terminal Petikemas Surabaya).

selalu.id - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), terus menguatkan perannya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat melalui kegiatan edukasi pengelolaan bank sampah kepada warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan, Surabaya, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Colombo, Surabaya ini menjadi bagian dari upaya berbagi praktik baik (best practice) pengelolaan Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat yang telah berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat, TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

Edukasi pengelolaan bank sampah ini diselenggarakan di Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat, Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan warga RW 10 Kelurahan Sidotopo melakukan kunjungan belajar untuk melihat secara langsung pengelolaan bank sampah berbasis komunitas yang telah tertata dengan baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat merupakan hasil kolaborasi PT Terminal Petikemas Surabaya dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang diinisiasi sejak 2024.

Seiring perjalanan waktu, bank sampah ini berkembang menjadi model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang produktif, partisipatif, serta berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan ekonomi warga.

Melalui sesi edukasi dan diskusi interaktif, pengelola Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Perak Barat berbagi pengalaman terkait proses pembentukan bank sampah, tata kelola organisasi, mekanisme pemilahan dan pengumpulan sampah, hingga strategi pengembangan hasil daur ulang.

Para peserta juga mendapatkan gambaran mengenai pentingnya keterlibatan warga, kedisiplinan dalam pemilahan sampah, serta pengelolaan administrasi yang rapi dan transparan.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi menyampaikan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TPS dalam menjalankan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), khususnya pada pilar lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Green and Smart Port 2026

“Kami mendorong terjadinya proses saling belajar antarwarga. Keberhasilan Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain, termasuk RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan, dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri, terstruktur dan berdampak ekonomi,” jelas Erika dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan bahwa TPS tidak hanya berperan dalam penyediaan fasilitas dan pendampingan, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem kolaboratif yang memungkinkan praktik pengelolaan bank sampah direplikasi di berbagai wilayah sekitar pelabuhan.

Melalui kegiatan edukasi ini, warga RW 10 Kelurahan Sidotopo diharapkan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai langkah-langkah pendirian dan pengelolaan bank sampah, mulai dari aspek kelembagaan, operasional, hingga pengembangan nilai tambah dari sampah terpilah.

Dalam jangka panjang, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya serta memperkuat ekonomi sirkular di tingkat komunitas.

Baca Juga: Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

TPS terus berupaya mendukung berbagai inisiatif lingkungan berbasis masyarakat sebagai bagian dari perjalanan keberlanjutan perusahaan, sekaligus berkontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi warga sekitar.

Lurah Perak Barat, Saefudin Zuhri mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut sebagai langkah positif dalam mendorong kolaborasi antarwilayah di Kota Surabaya.

“Kami menyambut baik kehadiran warga RW 10 Kelurahan Sidotopo Wetan yang ingin belajar langsung. Bank Sampah Gotong Royong RW 03 Kelurahan Perak Barat berkembang karena keterlibatan aktif warga dan dukungan berbagai pihak," katanya.

"Kami juga berharap praktik baik ini dapat direplikasi sehingga semakin banyak wilayah yang mampu mengelola sampah secara mandiri, tertib, dan bernilai ekonomi,” tambah Zuhri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.