Selasa, 21 Jul 2026 02:27 WIB

Sederet Strategi PKB Jatim Sambut Pemilu 2029: Kerja Keras, Cepat dan Dekat dengan Masyarakat

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar bersama jajaran pengurus DPW PKB Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).
Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar bersama jajaran pengurus DPW PKB Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - DPW PKB Jawa Timur terus memacu semangat seluruh kadernya untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih dekat dengan masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan publik, PKB Jatim juga mulai memanaskan mesin politik sejak dini untuk menatap kemenangan besar pada Pemilu 2029.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Komitmen tersebut ditegaskan melalui peluncuran empat program kerja strategis PKB Jatim tahun 2026 dalam agenda Halal Bihalal bersama jajaran DPC PKB se-Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa empat program tersebut merupakan langkah nyata PKB untuk hadir di tengah masyarakat sebagai partai yang tidak hanya berbicara soal politik elektoral, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai persoalan rakyat.

Program pertama yang diluncurkan adalah menetapkan Hari Jumat sebagai Hari Fraksi PKB se-Jatim.

Melalui program ini, setiap anggota Fraksi PKB diwajibkan berkantor di Kantor DPW maupun DPC setiap hari Jumat agar masyarakat mengetahui tempat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang dihadapi.

Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar menyebut, program tersebut sebagai bentuk nyata keterbukaan partai terhadap masyarakat.

"Bagi masyarakat, Hari Fraksi PKB merupakan pasar aspirasi PKB. Semua boleh datang, semua dapat berbicara dan menyampaikan aspirasi, hingga berkeluh kesah pada PKB," jelasnya.

Program kedua adalah penataan struktur DPAC PKB se-Jatim. Menurutnya, pelayanan maksimal kepada masyarakat harus dibarengi dengan penguatan internal partai melalui kaderisasi dan pembenahan struktur hingga tingkat paling bawah.

Gus Halim menegaskan, kemenangan politik hanya bisa diraih jika mesin partai solid, terorganisir, dan bergerak dalam satu barisan perjuangan.

Baca Juga: 2.500 Perserta Ramaikan PKB Run Festival Jatim 2026 Berhadiah Ratusan Juta

"Untuk meluaskan manfaat, memasifkan layanan politik, PKB harus menang mutlak dalam setiap momentum elektoral. Jalannya adalah kaderisasi, disertai penataan struktur secara faktual dan aktual, sesuai kebutuhan partai dalam menjawab tantangan dan mengoptimalkan potensi partai," paparnya.

Program ketiga adalah pemetaan dan penguatan zona pemenangan. Gus Halim menegaskan bahwa PKB tidak akan menyia-nyiakan waktu menuju Pemilu 2029. Seluruh perangkat partai harus mulai bergerak dari sekarang.

Menurutnya, kemenangan tidak datang secara tiba-tiba, tetapi harus diperjuangkan melalui kerja terukur dan konsolidasi berkelanjutan.

"Strategi bukan sekadar disusun, tapi segera dijalankan sembari diperbaiki kelemahannya. Kader bukan sekadar direkrut dan dilatih, tapi mulai ditugaskan," tegasnya.

Sementara program keempat adalah Pencalegan Dini Angkatan Pertama, sebagai langkah menyiapkan kader terbaik sejak awal agar lebih matang dalam membangun kepercayaan publik.

Baca Juga: DPRD Jatim Minta Penyusunan Perda dan Insentif Khusus pada Sertifikasi Halal

Gus Halim menekankan bahwa seluruh kader PKB harus memiliki semangat juang yang sama, turun ke masyarakat, mendengar kebutuhan rakyat, dan memenangkan hati publik.

"Mulai dari saat ini semua kader PKB harus siap bekerja, menanamkan kepercayaan, merebut hati masyarakat, memenangkan pilihan publik, hingga siap menentukan arah Indonesia," katanya.

Peluncuran empat program strategis ini menjadi penanda bahwa PKB Jatim ingin bergerak lebih agresif, lebih terstruktur, dan lebih progresif.

Menurut Gus Halim, situasi nasional maupun nasional saat ini sedang menghadapi banyak tantangan, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, PKB tidak boleh lengah apalagi berpuas diri.

"Tidak sejenakpun tersedia waktu bagi PKB untuk jeda, apalagi diam dan berhenti. PKB harus bekerja konkret dan nyata, menjadi solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan dan pembentukan ekosistem ekonomi," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.