Minggu, 06 Sep 2026 01:30 WIB

Sederet Strategi PKB Jatim Sambut Pemilu 2029: Kerja Keras, Cepat dan Dekat dengan Masyarakat

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar bersama jajaran pengurus DPW PKB Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).
Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar bersama jajaran pengurus DPW PKB Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - DPW PKB Jawa Timur terus memacu semangat seluruh kadernya untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih dekat dengan masyarakat.

Selain memperkuat pelayanan publik, PKB Jatim juga mulai memanaskan mesin politik sejak dini untuk menatap kemenangan besar pada Pemilu 2029.

Baca Juga: Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Komitmen tersebut ditegaskan melalui peluncuran empat program kerja strategis PKB Jatim tahun 2026 dalam agenda Halal Bihalal bersama jajaran DPC PKB se-Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).

Ketua DPW PKB Jatim, Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa empat program tersebut merupakan langkah nyata PKB untuk hadir di tengah masyarakat sebagai partai yang tidak hanya berbicara soal politik elektoral, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai persoalan rakyat.

Program pertama yang diluncurkan adalah menetapkan Hari Jumat sebagai Hari Fraksi PKB se-Jatim.

Melalui program ini, setiap anggota Fraksi PKB diwajibkan berkantor di Kantor DPW maupun DPC setiap hari Jumat agar masyarakat mengetahui tempat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang dihadapi.

Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar menyebut, program tersebut sebagai bentuk nyata keterbukaan partai terhadap masyarakat.

"Bagi masyarakat, Hari Fraksi PKB merupakan pasar aspirasi PKB. Semua boleh datang, semua dapat berbicara dan menyampaikan aspirasi, hingga berkeluh kesah pada PKB," jelasnya.

Program kedua adalah penataan struktur DPAC PKB se-Jatim. Menurutnya, pelayanan maksimal kepada masyarakat harus dibarengi dengan penguatan internal partai melalui kaderisasi dan pembenahan struktur hingga tingkat paling bawah.

Gus Halim menegaskan, kemenangan politik hanya bisa diraih jika mesin partai solid, terorganisir, dan bergerak dalam satu barisan perjuangan.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

"Untuk meluaskan manfaat, memasifkan layanan politik, PKB harus menang mutlak dalam setiap momentum elektoral. Jalannya adalah kaderisasi, disertai penataan struktur secara faktual dan aktual, sesuai kebutuhan partai dalam menjawab tantangan dan mengoptimalkan potensi partai," paparnya.

Program ketiga adalah pemetaan dan penguatan zona pemenangan. Gus Halim menegaskan bahwa PKB tidak akan menyia-nyiakan waktu menuju Pemilu 2029. Seluruh perangkat partai harus mulai bergerak dari sekarang.

Menurutnya, kemenangan tidak datang secara tiba-tiba, tetapi harus diperjuangkan melalui kerja terukur dan konsolidasi berkelanjutan.

"Strategi bukan sekadar disusun, tapi segera dijalankan sembari diperbaiki kelemahannya. Kader bukan sekadar direkrut dan dilatih, tapi mulai ditugaskan," tegasnya.

Sementara program keempat adalah Pencalegan Dini Angkatan Pertama, sebagai langkah menyiapkan kader terbaik sejak awal agar lebih matang dalam membangun kepercayaan publik.

Baca Juga: 2.500 Perserta Ramaikan PKB Run Festival Jatim 2026 Berhadiah Ratusan Juta

Gus Halim menekankan bahwa seluruh kader PKB harus memiliki semangat juang yang sama, turun ke masyarakat, mendengar kebutuhan rakyat, dan memenangkan hati publik.

"Mulai dari saat ini semua kader PKB harus siap bekerja, menanamkan kepercayaan, merebut hati masyarakat, memenangkan pilihan publik, hingga siap menentukan arah Indonesia," katanya.

Peluncuran empat program strategis ini menjadi penanda bahwa PKB Jatim ingin bergerak lebih agresif, lebih terstruktur, dan lebih progresif.

Menurut Gus Halim, situasi nasional maupun nasional saat ini sedang menghadapi banyak tantangan, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga kesejahteraan masyarakat. Karena itu, PKB tidak boleh lengah apalagi berpuas diri.

"Tidak sejenakpun tersedia waktu bagi PKB untuk jeda, apalagi diam dan berhenti. PKB harus bekerja konkret dan nyata, menjadi solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat, serta pemberdayaan dan pembentukan ekosistem ekonomi," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.