Minggu, 18 Okt 2026 21:23 WIB

Melalui RUPSLB, Bupati Mojokerto Albarraa Perpanjang Masa Jabatan Komisaris BPR Majatama

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (peci) saat RUPSLB BPR Majatama.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (peci) saat RUPSLB BPR Majatama.

selalu.id - Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) BPR Majatama menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, memberhentikan sekaligus memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu.

Sebagai Pemegang Saham, figur yang akrab dengan sapaan Gus Bupati itu menjelaskan bahwa keputusan untuk memberhentikan secara terhormat dan memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama adalah upaya untuk menjaga keberlanjutan kinerja positif dari BPR Majatama.

Baca Juga: Gandeng Duta Pancasila, Pemkab Mojokerto Perkuat Edukasi Cukai dan Perang Lawan Rokok Ilegal

"Keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kontinuitas kebijakan, stabilitas organisasi, dan konsistensi pencapaian target kinerja perusahaan," sebutnya.

Komisaris Utama periode 20022-2025 BPR Bank Majatama dijabat oleh Teguh Gunarko, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto. Dengan adanya keputusan yang disyratkan melalui RUPSLB itu, kini Teguh Gunarko kembali menjabat di posisi yang sama dalam periode 2026-2030.

Gus Bupati menilai kinerja yang telah diemban oleh Komisaris Utama Teguh Gunarko, berujung positif dengan berbagai capaian yang dinilai cemerlang. Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasinya kepada Teguh Gunarko beserta jajaran direksi BPR Majatama periode 2022-2025 yang lainnya.

"Selama masa tersebut (2022-2025), Pt BPR Majatama perseroda berjalan dengan baik, tumbuh, dan dilaksanakan secara prudent, akuntabel, serta sesuai ketentuan regulator," ucapnya.

Masih pada momentum RUPSLB, Gus Bupati menekankan kepada jajaran direksi BPR Majatama agar menjaga dan memperkuat prinsip Prudential Banking dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Prudential Banking sendiri ialah asas atau pedoman yang mewajibkan bank untuk sangat waspada dalam menghimpun dan menyalurkan dana agar risiko kerugian dapat diminimalisir.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

"Pengurus pt BPR Majatama Perseroda, baik direksi maupun komisaris, perlu memperkuat implementasi prinsip prudential banking melalui peningkatan kualitas tata kelola perusahaan good corporate governance, pengendalian internal, dan kepatuhan terhadap regulasi," beber Gus Bupati.

Sementara itu, Teguh Gunarko pada laporannya menjabarkan bahwa BPR Majatama telah tumbuh sebagai salah satu Perseroda yang dapat berkembang secara adil, transparan dan konsisten.

"Kami menilai bahwa perseroan mampu menunjukkan kinerja yang tumbuh secara sehat, terukur, dan berkelanjutan, hal ini tercermin dari capaian kinerja keuangan yang dapat dibandingkan secara jelas antara posisi tahun 2022 dan tahun 2025," gamblangnya.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Total aset perseroan BPR Majatama periode 2022-2025 tercatat sebesar Rp190,76 miliar dan meningkat menjadi Rp250,49 miliar pada akhir tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp59,73 miliar (31,31%). Dari sisi intermediasi, kredit yang diberikan meningkat dari Rp173,58 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp202,95 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp29,36 miliar (16,92%).

Pada aspek penghimpunan dana, dana pihak ketiga nonbank yang terdiri dari tabungan dan deposito meningkat dari Rp88,88 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp126,03 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp37,14 miliar (41,79%). Sedangkan dana pihak ketiga dari bank lain meningkat dari Rp40,20 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp52,40 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp12,20 miliar (30,35%).

Selanjutnya, dari sisi profitabilitas, laba bersih perseroan pada tahun 2022 sebesar Rp6,01 miliar meningkat menjadi Rp8,52 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp2,51 miliar (41,76%). Sementara pada aspek setoran pendapatan asli daerah (PAD) kepada pemerintah Kabupaten Mojokerto, mengalami pertumbuhan dari sebesar Rp3,3 miliar pada tahun 2023 menjadi sebesar Rp4,68 miliar pada tahun 2026.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.