Melalui RUPSLB, Bupati Mojokerto Albarraa Perpanjang Masa Jabatan Komisaris BPR Majatama
- Penulis : Achmad Supriyadi
- | Sabtu, 25 Apr 2026 17:04 WIB
selalu.id - Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) BPR Majatama menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, memberhentikan sekaligus memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu.
Sebagai Pemegang Saham, figur yang akrab dengan sapaan Gus Bupati itu menjelaskan bahwa keputusan untuk memberhentikan secara terhormat dan memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama adalah upaya untuk menjaga keberlanjutan kinerja positif dari BPR Majatama.
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Gandeng Puluhan Driver Ojol Cegah Rokok Ilegal dan Dapat Pembekalan Cukai
"Keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kontinuitas kebijakan, stabilitas organisasi, dan konsistensi pencapaian target kinerja perusahaan," sebutnya.
Komisaris Utama periode 20022-2025 BPR Bank Majatama dijabat oleh Teguh Gunarko, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto. Dengan adanya keputusan yang disyratkan melalui RUPSLB itu, kini Teguh Gunarko kembali menjabat di posisi yang sama dalam periode 2026-2030.
Gus Bupati menilai kinerja yang telah diemban oleh Komisaris Utama Teguh Gunarko, berujung positif dengan berbagai capaian yang dinilai cemerlang. Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasinya kepada Teguh Gunarko beserta jajaran direksi BPR Majatama periode 2022-2025 yang lainnya.
"Selama masa tersebut (2022-2025), Pt BPR Majatama perseroda berjalan dengan baik, tumbuh, dan dilaksanakan secara prudent, akuntabel, serta sesuai ketentuan regulator," ucapnya.
Masih pada momentum RUPSLB, Gus Bupati menekankan kepada jajaran direksi BPR Majatama agar menjaga dan memperkuat prinsip Prudential Banking dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Prudential Banking sendiri ialah asas atau pedoman yang mewajibkan bank untuk sangat waspada dalam menghimpun dan menyalurkan dana agar risiko kerugian dapat diminimalisir.
Baca Juga: Antisipasi Siswa Bolos, Sekolah di Mojokerto Resmikan Absensi Digital di MPLS
"Pengurus pt BPR Majatama Perseroda, baik direksi maupun komisaris, perlu memperkuat implementasi prinsip prudential banking melalui peningkatan kualitas tata kelola perusahaan good corporate governance, pengendalian internal, dan kepatuhan terhadap regulasi," beber Gus Bupati.
Sementara itu, Teguh Gunarko pada laporannya menjabarkan bahwa BPR Majatama telah tumbuh sebagai salah satu Perseroda yang dapat berkembang secara adil, transparan dan konsisten.
"Kami menilai bahwa perseroan mampu menunjukkan kinerja yang tumbuh secara sehat, terukur, dan berkelanjutan, hal ini tercermin dari capaian kinerja keuangan yang dapat dibandingkan secara jelas antara posisi tahun 2022 dan tahun 2025," gamblangnya.
Baca Juga: Kirab Budaya Mojo Bangkit, 1.080 Peserta Bangkitkan Peradaban Majapahit
Total aset perseroan BPR Majatama periode 2022-2025 tercatat sebesar Rp190,76 miliar dan meningkat menjadi Rp250,49 miliar pada akhir tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp59,73 miliar (31,31%). Dari sisi intermediasi, kredit yang diberikan meningkat dari Rp173,58 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp202,95 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp29,36 miliar (16,92%).
Pada aspek penghimpunan dana, dana pihak ketiga nonbank yang terdiri dari tabungan dan deposito meningkat dari Rp88,88 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp126,03 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp37,14 miliar (41,79%). Sedangkan dana pihak ketiga dari bank lain meningkat dari Rp40,20 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp52,40 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp12,20 miliar (30,35%).
Selanjutnya, dari sisi profitabilitas, laba bersih perseroan pada tahun 2022 sebesar Rp6,01 miliar meningkat menjadi Rp8,52 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp2,51 miliar (41,76%). Sementara pada aspek setoran pendapatan asli daerah (PAD) kepada pemerintah Kabupaten Mojokerto, mengalami pertumbuhan dari sebesar Rp3,3 miliar pada tahun 2023 menjadi sebesar Rp4,68 miliar pada tahun 2026.
Editor : Redaksi