Kamis, 03 Sep 2026 12:43 WIB

Melalui RUPSLB, Bupati Mojokerto Albarraa Perpanjang Masa Jabatan Komisaris BPR Majatama

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (peci) saat RUPSLB BPR Majatama.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra (peci) saat RUPSLB BPR Majatama.

selalu.id - Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) BPR Majatama menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, memberhentikan sekaligus memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu.

Sebagai Pemegang Saham, figur yang akrab dengan sapaan Gus Bupati itu menjelaskan bahwa keputusan untuk memberhentikan secara terhormat dan memperpanjang masa jabatan Komisaris Utama adalah upaya untuk menjaga keberlanjutan kinerja positif dari BPR Majatama.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

"Keputusan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kontinuitas kebijakan, stabilitas organisasi, dan konsistensi pencapaian target kinerja perusahaan," sebutnya.

Komisaris Utama periode 20022-2025 BPR Bank Majatama dijabat oleh Teguh Gunarko, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto. Dengan adanya keputusan yang disyratkan melalui RUPSLB itu, kini Teguh Gunarko kembali menjabat di posisi yang sama dalam periode 2026-2030.

Gus Bupati menilai kinerja yang telah diemban oleh Komisaris Utama Teguh Gunarko, berujung positif dengan berbagai capaian yang dinilai cemerlang. Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasinya kepada Teguh Gunarko beserta jajaran direksi BPR Majatama periode 2022-2025 yang lainnya.

"Selama masa tersebut (2022-2025), Pt BPR Majatama perseroda berjalan dengan baik, tumbuh, dan dilaksanakan secara prudent, akuntabel, serta sesuai ketentuan regulator," ucapnya.

Masih pada momentum RUPSLB, Gus Bupati menekankan kepada jajaran direksi BPR Majatama agar menjaga dan memperkuat prinsip Prudential Banking dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Prudential Banking sendiri ialah asas atau pedoman yang mewajibkan bank untuk sangat waspada dalam menghimpun dan menyalurkan dana agar risiko kerugian dapat diminimalisir.

Baca Juga: Menikmati Jajanan Jadul di Kampung Kuliner, Wawali Mojokerto: Kita Bakal Perkuat Karakter

"Pengurus pt BPR Majatama Perseroda, baik direksi maupun komisaris, perlu memperkuat implementasi prinsip prudential banking melalui peningkatan kualitas tata kelola perusahaan good corporate governance, pengendalian internal, dan kepatuhan terhadap regulasi," beber Gus Bupati.

Sementara itu, Teguh Gunarko pada laporannya menjabarkan bahwa BPR Majatama telah tumbuh sebagai salah satu Perseroda yang dapat berkembang secara adil, transparan dan konsisten.

"Kami menilai bahwa perseroan mampu menunjukkan kinerja yang tumbuh secara sehat, terukur, dan berkelanjutan, hal ini tercermin dari capaian kinerja keuangan yang dapat dibandingkan secara jelas antara posisi tahun 2022 dan tahun 2025," gamblangnya.

Baca Juga: HUT RI ke-81, Bupati Mojokerto: Kita Jaga Kemerdekaan dengan Persatuan!

Total aset perseroan BPR Majatama periode 2022-2025 tercatat sebesar Rp190,76 miliar dan meningkat menjadi Rp250,49 miliar pada akhir tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp59,73 miliar (31,31%). Dari sisi intermediasi, kredit yang diberikan meningkat dari Rp173,58 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp202,95 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp29,36 miliar (16,92%).

Pada aspek penghimpunan dana, dana pihak ketiga nonbank yang terdiri dari tabungan dan deposito meningkat dari Rp88,88 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp126,03 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp37,14 miliar (41,79%). Sedangkan dana pihak ketiga dari bank lain meningkat dari Rp40,20 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp52,40 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp12,20 miliar (30,35%).

Selanjutnya, dari sisi profitabilitas, laba bersih perseroan pada tahun 2022 sebesar Rp6,01 miliar meningkat menjadi Rp8,52 miliar pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar Rp2,51 miliar (41,76%). Sementara pada aspek setoran pendapatan asli daerah (PAD) kepada pemerintah Kabupaten Mojokerto, mengalami pertumbuhan dari sebesar Rp3,3 miliar pada tahun 2023 menjadi sebesar Rp4,68 miliar pada tahun 2026.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.