Kamis, 03 Sep 2026 15:12 WIB

Polisi Rekayasa Lalin Jelang May Day 2026, Simak 22 Titik Lokasinya

AKBP Rosyid Hartanto (kanan), memantau persiapan rekayasa lalin jelang Mayday
AKBP Rosyid Hartanto (kanan), memantau persiapan rekayasa lalin jelang Mayday

selalu.id - Polrestabes Surabaya menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas berbasis kanalisasi di 22 titik krusial untuk pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana pengamanan yang mengedepankan kelancaran mobilitas masyarakat tanpa mengabaikan keamanan kegiatan penyampaian aspirasi oleh massa buruh.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Waka Polrestabes Surabaya AKBP Rosyid Hartanto mengatakan kanalisasi merupakan metode pengaturan arus lalu lintas dengan membagi jalur kendaraan secara terstruktur. Titik pengamanan tersebar mulai dari kawasan Taman Pelangi hingga jalur menuju Tembaan–Bubutan.

“Jarak antar titik pengamanan juga telah dihitung secara presisi, berkisar antara puluhan meter hingga lebih dari satu kilometer. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi personel merata dan respons cepat terhadap potensi kepadatan maupun gangguan lalu lintas,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026). 

Ia menjelaskan sejumlah kawasan menjadi fokus pengamanan, di antaranya Jalan Ahmad Yani, Margorejo, Wonokromo, hingga pusat kota seperti Tunjungan dan Tegalsari yang dikenal memiliki intensitas kendaraan tinggi.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya melibatkan satuan lalu lintas, tetapi juga unsur kepolisian lainnya seperti samapta dan reskrim. Selain itu, dukungan dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya turut memperkuat pelaksanaan di lapangan.

“Polrestabes Surabaya tidak bekerja sendiri. Kekuatan personel melibatkan berbagai satuan dan didukung instansi terkait untuk memastikan pengamanan berjalan optimal,” tutur Rosyid.

Baca Juga: Pelaku Pengeroyokan Brutal di Diskotek Triple X Surabaya Ditangkap, Ini Identitas dan Motifnya

Jumlah personel yang ditempatkan di setiap titik disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kepadatan arus kendaraan. Beberapa lokasi strategis bahkan diperkuat hingga puluhan personel guna mengantisipasi potensi gangguan.

“Pengaturan ini dirancang agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar, sekaligus memberikan ruang yang aman bagi penyampaian aspirasi. Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis,” tegas pamen dengan dua melati emas di pundaknya itu. 

Selain itu, titik-titik yang berdekatan dengan pusat konsentrasi massa juga menjadi perhatian utama. Kawasan seperti Bundaran Waru, Wonokromo, dan jalur menuju pusat kota diprediksi menjadi titik pergerakan massa saat peringatan May Day.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Dengan pola kanalisasi, aparat dapat mengarahkan arus kendaraan agar tidak bersinggungan dengan jalur mobilisasi peserta aksi. Skema ini juga memungkinkan pengalihan arus secara fleksibel apabila terjadi eskalasi situasi di lapangan.

Rosyid menegaskan pengamanan May Day 2026 akan mengedepankan prinsip profesionalitas, proporsionalitas, dan humanisme. Masyarakat diimbau mematuhi arahan petugas serta memperhatikan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Dengan strategi tersebut, diharapkan peringatan Hari Buruh di Surabaya dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.