Senin, 20 Jul 2026 07:30 WIB

Dari Sungai ke Dusun Terpencil, Wabup Sidoarjo Mimik Bawa Bantuan dan Harapan

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 24 Apr 2026 16:41 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana saat mengunjungi Dusun Kepetingan dalam rangka peringatan Hari Kartini. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana saat mengunjungi Dusun Kepetingan dalam rangka peringatan Hari Kartini. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Akses menuju Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, masih menjadi tantangan.

Wilayah yang berada di ujung timur desa tersebut hanya bisa dijangkau melalui jalur sungai menggunakan perahu kayu, karena akses darat belum memadai.

Baca Juga: Razia Gabungan di Tiga Titik Warung Pangku Sidoarjo, Dugaan Kebocoran Informasi jadi Evaluasi

Kondisi itu menjadi perhatian Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana saat mengunjungi kawasan tersebut dalam rangka peringatan Hari Kartini, Jumat (24/4/2026).

Kunjungan ini sekaligus diisi dengan kegiatan bakti sosial bagi warga setempat.

Dengan jumlah penduduk sekitar 110 jiwa, mayoritas masyarakat Dusun Kepetingan menggantungkan hidup sebagai nelayan. Namun, keterbatasan infrastruktur dan akses layanan dasar masih menjadi persoalan yang dirasakan hingga kini.

“Pemerintah daerah harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur untuk mendorong perekonomian warga. Jika fasilitas terpenuhi, kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil akan meningkat dan pemerataan pembangunan bisa dirasakan semua kalangan,” ungkap Mimik.

Selain meninjau langsung kondisi wilayah, Wabup Mimik juga menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus kepada warga dan kue untuk anak-anak sekolah dasar.

Baca Juga: Gerakan 1 PNS 1 Pohon Dimulai, Jalur Protokol Sidoarjo Ditanami 644 Bibit Pucuk Merah 

Ia juga berdialog dengan masyarakat, terutama lansia dan perempuan untuk menyerap aspirasi secara langsung.

Di sisi lain, Kepala Dusun Kepetingan, Edi Iswanto mengungkapkan bahwa sejumlah program pembangunan belum berjalan optimal. Salah satunya terkait anggaran pavingisasi jalan desa yang belum terealisasi.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh status kepemimpinan desa yang saat ini masih dijabat pelaksana tugas (Plt), sehingga sejumlah program belum dapat dijalankan secara maksimal.

“Akses utama warga masih melalui jalur sungai, sementara akses darat masih sulit dilalui. Kami berharap adanya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah ini,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Minta Warga Taat Pajak Demi Percepatan Pembangunan

Letak geografis Dusun Kepetingan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai menuju laut membuat wilayah ini semakin terisolasi.

Karena itu, kunjungan ini tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Kartini, tetapi juga momentum untuk mendorong perhatian lebih terhadap pemerataan pembangunan di daerah terpencil.

Reporter: Ariyanto 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.