RSUD Subandi Jember Kini Jadi Rumah Sakit Rujukan, Pelayanan Tak Kalah dari Surabaya
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Jumat, 24 Apr 2026 15:14 WIB
selalu.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subandi Jember kini resmi berada di jalur yang tepat sebagai rumah sakit rujukan regional. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait dalam acara Pro Gus’e yang digelar di RSUD Subandi, Kamis (23/4/2026).
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu mengungkapkan pengalaman pribadinya saat menjalani perawatan di RSUD Subandi.
Baca Juga: Lewat Pro Gus'e Update, Bupati Fawait Beber Rp312 Miliar Dukungan Pertanian untuk Jember
Ia mengaku merasakan langsung peningkatan kualitas layanan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun fasilitas kesehatan.
“Selama 10 tahun terakhir saya bertugas sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, kalau sakit biasanya dirawat di Surabaya. Namun sejak Senin hingga hari ini, saya justru dirawat di RSUD Subandi dan merasakan bahwa SDM serta fasilitas di sini tidak kalah dengan rumah sakit di Surabaya,” ujarnya.
Gus Fawait mengatakan kondisi tersebut menandakan bahwa RSUD Subandi telah kembali “on the track” sebagai fasilitas kesehatan yang layak, tidak hanya bagi masyarakat Jember tetapi juga sebagai rujukan bagi wilayah Tapal Kuda.
Hal ini juga diperkuat dengan adanya surat dari Gubernur Jawa Timur yang menetapkan RSUD Subandi sebagai rumah sakit rujukan bagi tujuh kabupaten/kota.
Gus Fawait menegaskan bahwa dirinya tidak hanya melakukan pengecekan administratif, tetapi benar-benar merasakan langsung kualitas pelayanan rumah sakit tersebut.
Ia menyebut RSUD Subandi kini kembali pada cita-cita besarnya sebagai salah satu fasilitas kesehatan terbaik di ujung timur Pulau Jawa.
Selain itu, ia juga mengungkapkan perkembangan positif rumah sakit daerah lainnya seperti RSUD Balung dan RSUD Kalisat yang kini menunjukkan peningkatan signifikan dan kembali menjadi BLUD yang sehat.
Hal ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes).
Baca Juga: Momen Bupati Fawait Resmikan Rute Penerbangan Jember–Surabaya di Hari Lahir Pancasila
“Secara acak saya tanya para nakes yang merawat saya, dan semua menyampaikan bahwa kesejahteraan mereka jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” jelas Gus Fawait.
RSUD Subandi sendiri saat ini berstatus sebagai rumah sakit tipe B pendidikan, dengan total 160 dokter, terdiri dari 66 dokter spesialis dan 31 dokter subspesialis.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan peningkatan status menjadi rumah sakit tipe A pada tahun 2029.
Lebih membanggakan lagi, RSUD Subandi ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan sebagai salah satu rumah sakit penyelenggara utama program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit atau “Hospital Based Education”.
Penunjukan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/111/2026.
Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila
Dari total 228 calon rumah sakit di Indonesia, hanya 13 yang lolos seleksi, dan RSUD Subandi menempati peringkat ke-5 secara nasional.
Di Jawa Timur, hanya dua rumah sakit yang mendapat kepercayaan ini, yakni RSUD Dr. Soetomo dan RSUD Subandi Jember.
“Ini sangat membanggakan bagi warga Jember. Ke depan, dokter umum yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis tidak harus keluar daerah, cukup di RSUD Subandi,” beber Gus Fawait.
Dengan capaian tersebut, RSUD Subandi tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan unggulan, tetapi juga berperan sebagai pusat pendidikan tenaga medis, memperkuat posisinya sebagai salah satu rumah sakit terbaik di Jawa Timur.
Editor : Zein Muhammad