Minggu, 18 Okt 2026 17:23 WIB

Langkah Nyata DPRD Surabaya dalam Edukasi Pranikah dan Pemberdayaan Perempuan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 23 Apr 2026 19:42 WIB
DPRD Surabaya saat menggandeng Kohati untuk edukasi pranikah dan pemberdayaan perempuan. (Dok. Istimewa).
DPRD Surabaya saat menggandeng Kohati untuk edukasi pranikah dan pemberdayaan perempuan. (Dok. Istimewa).

selalu.id - DPRD Kota Surabaya mulai melirik peran strategis mahasiswi dalam memperkuat program sosial pemerintah.

Salah satunya dengan mendorong kolaborasi bersama Korps HMI-Wati (KOHATI) untuk memperluas jangkauan edukasi pranikah dan pemberdayaan perempuan.

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

Dorongan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni saat menerima audiensi KOHATI Cabang Surabaya, Rabu (22/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, DPRD menilai pendekatan berbasis komunitas mahasiswa dinilai lebih efektif menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kolaborasi ini penting agar program pemberdayaan perempuan tidak hanya berjalan secara struktural, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat,” kata Fathoni.

Menurut dia, KOHATI memiliki posisi strategis sebagai organisasi perempuan muda yang bisa menjadi jembatan antara program pemerintah dan kebutuhan riil di lapangan.

Terutama, dalam isu krusial seperti kesiapan pernikahan dan ketahanan keluarga.

Fathoni menegaskan, edukasi pranikah menjadi salah satu program prioritas yang perlu diperkuat.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Drainase Tunjungan Tersumbat Lemak dan Minta Pembuang Ditindak Tegas

Peran mahasiswi dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada pasangan muda terkait kesiapan mental, kesehatan, hingga perencanaan keluarga.

“Mahasiswi bisa jadi ujung tombak edukasi pranikah, karena pendekatannya lebih dekat dengan generasi seusia,” jelasnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong keterlibatan KOHATI dalam program pendampingan perempuan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB).

Sementara itu, Anggota Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai sinergi antara organisasi mahasiswa dan pemerintah daerah menjadi kunci memperkuat efektivitas program sosial.

Baca Juga: Aturan SHS Bikin Ribet, Karang Taruna Surabaya Keluhkan Pengajuan Dana Gen Z Rp5 Juta

“Ini langkah awal membangun kolaborasi konkret antara DPRD, Pemkot, dan organisasi perempuan muda agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, KOHATI merupakan badan semi-otonom Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang fokus pada pembinaan kader perempuan.

Organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal isu-isu keperempuanan di tingkat akar rumput.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC