Langkah Nyata DPRD Surabaya dalam Edukasi Pranikah dan Pemberdayaan Perempuan
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 23 Apr 2026 19:42 WIB
selalu.id - DPRD Kota Surabaya mulai melirik peran strategis mahasiswi dalam memperkuat program sosial pemerintah.
Salah satunya dengan mendorong kolaborasi bersama Korps HMI-Wati (KOHATI) untuk memperluas jangkauan edukasi pranikah dan pemberdayaan perempuan.
Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan
Dorongan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni saat menerima audiensi KOHATI Cabang Surabaya, Rabu (22/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, DPRD menilai pendekatan berbasis komunitas mahasiswa dinilai lebih efektif menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kolaborasi ini penting agar program pemberdayaan perempuan tidak hanya berjalan secara struktural, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat,” kata Fathoni.
Menurut dia, KOHATI memiliki posisi strategis sebagai organisasi perempuan muda yang bisa menjadi jembatan antara program pemerintah dan kebutuhan riil di lapangan.
Terutama, dalam isu krusial seperti kesiapan pernikahan dan ketahanan keluarga.
Fathoni menegaskan, edukasi pranikah menjadi salah satu program prioritas yang perlu diperkuat.
Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya
Peran mahasiswi dinilai penting untuk memberikan pemahaman kepada pasangan muda terkait kesiapan mental, kesehatan, hingga perencanaan keluarga.
“Mahasiswi bisa jadi ujung tombak edukasi pranikah, karena pendekatannya lebih dekat dengan generasi seusia,” jelasnya.
Selain itu, DPRD juga mendorong keterlibatan KOHATI dalam program pendampingan perempuan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB).
Sementara itu, Anggota Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai sinergi antara organisasi mahasiswa dan pemerintah daerah menjadi kunci memperkuat efektivitas program sosial.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan
“Ini langkah awal membangun kolaborasi konkret antara DPRD, Pemkot, dan organisasi perempuan muda agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Diketahui, KOHATI merupakan badan semi-otonom Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang fokus pada pembinaan kader perempuan.
Organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal isu-isu keperempuanan di tingkat akar rumput.
Editor : Zein Muhammad